بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Preview ukuran font
تَبَارَكَ
وَ
إِذَا رَأَتْه
۞ وَقَالَ
وَلَا يَأْتُونَكَ بِمَثَلٍ إِلَّا جِئْنَ
أَمْ تَحْسَبُ أَ
وَم
وَ
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
تَبَارَكَ
Tabaraka allathee nazzalaalfurqana AAala AAabdihi liyakoona lilAAalameenanatheera
Mahasuci Allah yang telah menurunkan Furqan (Alquran) kepada hamba-Nya (Muhammad), agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam (jin dan manusia),
ٱلَّذِى لَهُ
Allathee lahu mulku assamawatiwal-ardi walam yattakhith waladan walamyakun lahu shareekun fee almulki wakhalaqa kulla shay-infaqaddarahu taqdeera
Yang memiliki kerajaan langit dan bumi, tidak mempunyai anak, tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekusaan (-Nya), dan Dia menciptakan segala sesuatu, lalu menetapkan ukuran-ukurannya dengan tepat.
وَ
Wattakhathoo min doonihi alihatanla yakhluqoona shay-an wahum yukhlaqoona walayamlikoona li-anfusihim darran wala nafAAan walayamlikoona mawtan wala hayatan walanushoora
Namun mereka mengambil tuhan-tuhan selain Dia (untuk disembah), padahal mereka (tuhan-tuhan itu) tidak menciptakan apa pun, bahkan mereka sendiri diciptakan dan tidak kuasa untuk (menolak) bahaya terhadap dirinya dan tidak dapat (mendatangkan) manfaat serta tidak kuasa mematikan, menghidupkan dan tidak (pula) membangkitkan.
وَقَالَ
Waqala allatheena kafaroo in hathailla ifkun iftarahu waaAAanahu AAalayhiqawmun akharoona faqad jaoo thulmanwazoora
Dan orang-orang kafir berkata, "(Alquran) ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan oleh dia (Muhammad), dibantu oleh orang-orang lain." Sungguh, mereka telah berbuat zalim dan dusta yang besar.
وَقَال
Waqaloo asateeru al-awwaleenaiktatabaha fahiya tumla AAalayhi bukratan waaseela
Dan mereka berkata, "(Itu hanya) dongeng-dongeng orang-orang terdahulu, yang diminta agar dituliskan, lalu dibacakanlah dongeng itu kepadanya setiap pagi dan petang."
قُلْ أَ
Qul anzalahu allathee yaAAlamu assirrafee assamawati wal-ardiinnahu kana ghafooran raheema
Katakanlah (Muhammad), "(Alquran) itu diturunkan oleh (Allah) yang mengetahui rahasia di langit dan di bumi. Sungguh, Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang."
وَقَالُو
Waqaloo mali hatha arrasooliya/kulu attaAAama wayamshee fee al-aswaqilawla onzila ilayhi malakun fayakoona maAAahu natheera
Dan mereka berkata, "Mengapa Rasul (Muhammad) ini memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar? Mengapa malaikat tidak diturunkan kepadanya (agar malaikat) itu memberikan peringatan bersama dia,
أَوْ يُلْقَ
Aw yulqa ilayhi kanzun aw takoonu lahujannatun ya/kulu minha waqala aththalimoonain tattabiAAoona illa rajulan mashoora
atau (mengapa tidak) diturunkan kepadanya harta kekayaan atau (mengapa tidak ada) kebun baginya, sehingga dia dapat makan dari(hasil)nya?" Dan orang-orang zalim itu berkata, "Kamu hanyalah mengikuti seorang laki-laki yang kena sihir."
ٱ
Onthur kayfa daraboolaka al-amthala fadalloo fala yastateeAAoonasabeela
Perhatikanlah, bagaimana mereka membuat perumpamaan-perumpamaan tentang engkau, maka sesatlah mereka, mereka tidak sanggup (mendapatkan) jalan (untuk menentang kerasulanmu).
تَبَارَكَ
Tabaraka allathee in shaajaAAala laka khayran min thalika jannatin tajreemin tahtiha al-anharu wayajAAal laka qusoora
Mahasuci (Allah) yang jika Dia menghendaki, niscaya Dia jadikan bagimu yang lebih baik daripada itu, (yaitu) surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan Dia jadikan (pula) istana-istana untukmu.
بَلْ كَذَّبُو
Bal kaththaboo bissaAAatiwaaAAtadna liman kaththaba bissaAAatisaAAeera
Bahkan mereka mendustakan hari Kiamat. Dan kami menyediakan neraka yang menyala-nyala bagi siapa yang mendustakan hari Kiamat.
إِذَا رَأَتْه
Itha raat-hum min makaninbaAAeedin samiAAoo laha taghayyuthanwazafeera
Apabila ia (neraka) melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar suaranya yang gemuruh karena marahnya.
وَإِذ
Wa-itha olqoo minha makanandayyiqan muqarraneena daAAaw hunalika thuboora
Dan apabila mereka dilemparkan ke tempat yang sempit di neraka dengan dibelenggu, mereka di sana berteriak mengharapkan kebinasaan.1
لَّا تَ
La tadAAoo alyawma thubooran wahidanwadAAoo thubooran katheera
(Akan dikatakan kepada mereka), "Janganlah kamu mengharapkan pada hari ini satu kebinasaan, melainkan harapkanlah kebinasaan yang berulang-ulang."
قُلْ أَذ
Qul athalika khayrun am jannatualkhuldi allatee wuAAida almuttaqoona kanat lahum jazaanwamaseera
Katakanlah (Muhammad), "Apakah (azab) seperti itu yang baik, atau surga yang kekal yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa sebagai balasan, dan tempat kembali bagi mereka?"
لَّهُمْ فِيهَا مَا يَش
Lahum feeha ma yashaoonakhalideena kana AAala rabbika waAAdanmas-oola
Bagi mereka segala yang mereka kehendaki ada di dalamnya (surga), mereka kekal (di dalamnya). Itulah janji Tuhanmu yang pantas dimohonkan (kepada-Nya).
وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ وَمَا يَعْبُدُونَ مِ
Wayawma yahshuruhum wamayaAAbudoona min dooni Allahi fayaqoolu aantum adlaltumAAibadee haola-i am hum dalloo assabeel
Dan (ingatlah) pada hari (ketika) Allah mengumpulkan mereka bersama apa yang mereka sembah selain Allah, lalu Dia berfirman (kepada yang disembah), "Apakah kamu yang menyesatkan hamba-hamba-Ku itu, atau mereka sendirikah yang sesat dari jalan (yang benar)?"
قَالُو
Qaloo subhanaka ma kanayanbaghee lana an nattakhitha min doonika min awliyaawalakin mattaAAtahum waabaahum hattanasoo aththikra wakanoo qawman boora
Mereka (yang disembah itu) menjawab, "Mahasuci Engkau, tidaklah pantas bagi kami mengambil pelindung selain Engkau,1 tetapi Engkau telah memberi mereka dan nenek moyang mereka kenikmatan hidup, sehingga mereka melupakan peringatan; dan mereka kaum yang binasa."
فَقَ
Faqad kaththabookum bimataqooloona fama tastateeAAoona sarfan walanasran waman yathlim minkum nuthiqhuAAathaban kabeera
Maka sungguh, mereka (yang disembah itu) telah mengingkari apa yang kamu katakan, maka kamu tidak akan dapat menolak (azab) dan tidak dapat (pula) menolong (dirimu), dan barang siapa di antara kamu berbuat zalim, niscaya Kami timpakan kepadanya rasa azab yang besar.
وَم
Wama arsalna qablaka minaalmursaleena illa innahum laya/kuloona attaAAamawayamshoona fee al-aswaqi wajaAAalna baAAdakumlibaAAdin fitnatan atasbiroona wakanarabbuka baseera
Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu (Muhammad), melainkan mereka pasti memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar. Dan Kami jadikan sebagian kamu sebagai cobaan bagi sebagian yang lain. Maukah kamu bersabar? Dan Tuhanmu Maha Melihat.
۞ وَقَالَ
Waqala allatheena layarjoona liqaana lawla onzila AAalaynaalmala-ikatu aw nara rabbana laqadiistakbaroo fee anfusihim waAAataw AAutuwwan kabeera
Dan orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami (di akhirat) berkata, "Mengapa bukan para malaikat yang diturunkan kepada kita atau (mengapa) kita (tidak) melihat Tuhan kita?" Sungguh, mereka telah menyombongkan diri mereka dan benar-benar telah melampaui batas (dalam melakukan kezaliman).
يَوْمَ يَرَوْنَ
Yawma yarawna almala-ikata labushra yawma-ithin lilmujrimeena wayaqooloona hijranmahjoora
(Ingatlah) pada hari (ketika) mereka melihat para malaikat, pada hari itu tidak ada kabar gembira bagi orang-orang yang berdosa dan mereka berkata, "ḥijran maḥjūrā."1
وَقَدِمْن
Waqadimna ila maAAamiloo min AAamalin fajaAAalnahu habaan manthoora
Dan Kami akan perlihatkan segala amal1 yang mereka kerjakan, lalu Kami akan jadikan amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan.
أَصْحَ
As-habu aljannati yawma-ithinkhayrun mustaqarran waahsanu maqeela
Penghuni-penghuni surga pada hari itu paling baik tempat tinggalnya dan paling indah tempat istirahatnya.
وَيَوْمَ تَشَقَّقُ
Wayawma tashaqqaqu assamao bilghamamiwanuzzila almala-ikatu tanzeela
Dan (ingatlah) pada hari (ketika) langit pecah mengeluarkan kabut putih dan para malaikat diturunkan (secara) bergelombang.
ٱلْمُلْكُ يَوْمَئِذٍ
Almulku yawma-ithin alhaqqu lirrahmaniwakana yawman AAala alkafireena AAaseera
Kerajaan yang hak1 pada hari itu adalah milik Tuhan Yang Maha Pengasih. Dan itulah hari yang sulit bagi orang-orang kafir.
وَيَوْمَ يَعَضُّ
Wayawma yaAAaddu aththalimuAAala yadayhi yaqoolu ya laytanee ittakhathtumaAAa arrasooli sabeela
Dan (ingatlah) pada hari (ketika) orang-orang zalim menggigit kedua tangannya, (menyesali perbuatannya) seraya berkata, "Wahai! Sekiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama Rasul.
يَ
Ya waylata laytanee lamattakhith fulanan khaleela
Wahai celaka aku! Sekiranya (dulu) aku tidak menjadikan si fulan 1 itu teman akrab(ku),
لَّقَ
Laqad adallanee AAani aththikribaAAda ith jaanee wakana ashshaytanulil-insani khathoola
sungguh, dia telah menyesatkan aku dari peringatan (Alquran) ketika (Alquran) itu telah datang kepadaku. Dan setan memang pengkhianat manusia."
وَقَالَ
Waqala arrasoolu yarabbi inna qawmee ittakhathoo hatha alqur-anamahjoora
Dan Rasul (Muhammad) berkata, "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Alquran ini diabaikan."
وَكَذ
Wakathalika jaAAalna likullinabiyyin AAaduwwan mina almujrimeena wakafa birabbika hadiyanwanaseera
Begitulah, bagi setiap nabi, telah Kami adakan musuh dari orang-orang yang berdosa. Tetapi cukuplah Tuhanmu menjadi pemberi petunjuk dan penolong.
وَقَالَ
Waqala allatheena kafaroo lawlanuzzila AAalayhi alqur-anu jumlatan wahidatan kathalikalinuthabbita bihi fu-adaka warattalnahu tarteela
Dan orang-orang kafir berkata, "Mengapa Alquran itu tidak diturunkan kepadanya sekaligus?" Demikianlah,1 agar Kami memperteguh hatimu (Muhammad) dengannya dan Kami membacakannya secara tartil³ (berangsur-angsur, perlahan dan benar).
وَلَا يَأْتُونَكَ بِمَثَلٍ إِلَّا جِئْنَ
Wala ya/toonaka bimathalin illaji/naka bilhaqqi waahsana tafseera
Dan mereka (orang-orang kafir itu) tidak datang kepadamu (membawa) sesuatu yang aneh, melainkan Kami datangkan kepadamu yang benar dan penjelasan yang paling baik.
ٱلَّذِينَ يُحْشَرُونَ عَلَىٰ وُجُوهِهِمْ إِلَىٰ جَهَ
Allatheena yuhsharoona AAalawujoohihim ila jahannama ola-ika sharrun makananwaadallu sabeela
Orang-orang yang dikumpulkan di neraka Jahanam dengan diseret wajahnya, mereka itulah yang paling buruk tempatnya dan paling sesat jalannya.
وَلَقَ
Walaqad atayna moosaalkitaba wajaAAalna maAAahu akhahu haroonawazeera
Dan sungguh, Kami telah memberikan Kitab (Taurat) kepada Musa dan Kami telah menjadikan Harun saudaranya, menyertai dia sebagai wazir (pembantu).
فَقُلْنَا
Faqulna ithhaba ilaalqawmi allatheena kaththaboo bi-ayatinafadammarnahum tadmeera
Kemudian Kami berfirman (kepada keduanya), "Pergilah kamu berdua kepada kaum yang mendustakan ayat-ayat Kami." Lalu Kami hancurkan mereka dengan sehancur-hancurnya.
وَقَوْمَ نُو
Waqawma noohin lamma kaththabooarrusula aghraqnahum wajaAAalnahum linnasiayatan waaAAtadna liththalimeenaAAathaban aleema
Dan (telah Kami binasakan) kaum Nuh ketika mereka mendustakan para rasul. Kami tenggelamkam mereka dan Kami jadikan (cerita) mereka itu pelajaran bagi manusia. Dan Kami telah sediakan bagi orang-orang zalim azab yang pedih;
وَعَا
WaAAadan wathamooda waas-habaarrassi waquroonan bayna thalika katheera
dan (telah Kami binasakan) kaum 'Ād dan Samud dan penduduk Rass1 serta banyak (lagi) generasi di antara (kaum-kaum) itu.
وَكُل
Wakullan darabna lahu al-amthalawakullan tabbarna tatbeera
Dan masing-masing telah Kami jadikan perumpamaan dan masing-masing telah Kami hancurkan sehancur-hancurnya.
وَلَقَ
Walaqad ataw AAala alqaryati allateeomtirat matara assaw-i afalam yakoonooyarawnaha bal kanoo la yarjoona nushoora
Dan sungguh, mereka (kaum musyrik Mekkah) telah melalui negeri (Sodom) yang (dulu) dijatuhi hujan yang buruk (hujan batu). Tidakkah mereka menyaksikannya? Bahkan mereka itu sebenarnya tidak mengharapkan hari kebangkitan.
وَإِذَا رَأَوْكَ إ
Wa-itha raawka in yattakhithoonakailla huzuwan ahatha allathee baAAatha Allahurasoola
Dan apabila mereka melihat engkau (Muhammad), mereka hanyalah menjadikan engkau sebagai ejekan (dengan mengatakan), "Inikah orangnya yang diutus Allah sebagai Rasul?
إِ
In kada layudillunaAAan alihatina lawla an sabarnaAAalayha wasawfa yaAAlamoona heena yarawna alAAathabaman adallu sabeela
Sungguh, hampir saja dia menyesatkan kita dari sesembahan kita, seandainya kita tidak tetap bertahan (menyembah)nya." Dan kelak mereka akan mengetahui pada saat mereka melihat azab, siapa yang paling sesat jalannya.
أَرَءَيْتَ مَنِ
Araayta mani ittakhatha ilahahuhawahu afaanta takoonu AAalayhi wakeela
Sudahkah engkau (Muhammad) melihat orang yang menjadikan keinginannya sebagai tuhannya. Apakah engkau akan menjadi pelindungnya?
أَمْ تَحْسَبُ أَ
Am tahsabu anna aktharahumyasmaAAoona aw yaAAqiloona in hum illa kal-anAAamibal hum adallu sabeela
atau apakah engkau mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami? Mereka itu hanyalah seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat jalannya.
أَلَمْ تَرَ إِلَىٰ رَبِّكَ كَيْفَ مَدَّ
Alam tara ila rabbika kayfa madda aththillawalaw shaa lajaAAalahu sakinan thumma jaAAalnaashshamsa AAalayhi daleela
Tidakkah engkau memperhatikan (penciptaan) Tuhanmu, bagaimana Dia memanjangkan (dan memendekkan) bayang-bayang; dan sekiranya Dia menghendaki, niscaya Dia menjadikannya (bayang-bayang itu) tetap, kemudian Kami jadikan matahari sebagai petunjuk,
ثُ
Thumma qabadnahu ilaynaqabdan yaseera
kemudian Kami menariknya (bayang-bayang itu) kepada Kami1 sedikit demi sedikit.
وَهُوَ
Wahuwa allathee jaAAala lakumuallayla libasan wannawma subatan wajaAAalaannahara nushoora
Dan Dialah yang menjadikan malam untukmu (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangkit berusaha.
وَهُوَ
Wahuwa allathee arsala arriyahabushran bayna yaday rahmatihi waanzalna mina assama-imaan tahoora
Dan Dialah yang meniupkan angin (sebagai) pembawa kabar gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); dan Kami turunkan dari langit air yang sangat bersih,
لِّنُحْــِۧىَ بِه
Linuhyiya bihi baldatan maytanwanusqiyahu mimma khalaqna anAAaman waanasiyyakatheera
agar (dengan air itu) Kami menghidupkan negeri yang mati (tandus), dan Kami memberi minum kepada sebagian apa yang telah Kami ciptakan, (berupa) hewan-hewan ternak dan manusia yang banyak.
وَلَقَ
Walaqad sarrafnahu baynahumliyaththakkaroo faaba aktharu annasiilla kufoora
Dan sungguh, Kami telah mempergilirkan (hujan) itu di antara mereka agar mereka mengambil pelajaran; tetapi kebanyakan manusia tidak mau (bersyukur), bahkan mereka mengingkari (nikmat).
وَلَوْ شِئْنَا لَبَعَثْنَا فِى كُلِّ قَرْيَ
Walaw shi/na labaAAathna feekulli qaryatin natheera
Dan sekiranya Kami menghendaki, niscaya Kami utus seorang pemberi peringatan pada setiap negeri.
فَلَا تُطِعِ
Fala tutiAAi alkafireenawajahidhum bihi jihadan kabeera
Maka janganlah engkau taati orang-orang kafir, dan berjuanglah terhadap mereka dengannya (Alquran) dengan (semangat) perjuangan yang besar.
۞ وَهُوَ
Wahuwa allathee maraja albahraynihatha AAathbun furatun wahatha milhunojajun wajaAAala baynahuma barzakhan wahijranmahjoora
Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar dan segar dan yang lain sangat asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang tidak tembus.
وَهُوَ
Wahuwa allathee khalaqa mina alma-ibasharan fajaAAalahu nasaban wasihran wakanarabbuka qadeera
Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air, lalu Dia jadikan manusia itu (mempunyai) keturunan dan muṣāharah1 dan Tuhanmu adalah Mahakuasa.
وَيَعْبُدُونَ مِ
WayaAAbudoona min dooni Allahi mala yanfaAAuhum wala yadurruhum wakanaalkafiru AAala rabbihi thaheera
Dan mereka menyembah selain Allah apa yang tidak memberi manfaat kepada mereka dan tidak (pula) mendatangkan bencana kepada mereka. Orang-orang kafir adalah penolong (setan untuk berbuat durhaka) terhadap Tuhannya.
وَم
Wama arsalnaka illamubashshiran wanatheera
Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad) melainkan hanya sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan.
قُلْ م
Qul ma as-alukum AAalayhi min ajrinilla man shaa an yattakhitha ilarabbihi sabeela
Katakanlah, "Aku tidak meminta imbalan apa pun dari kamu dalam menyampaikan (risalah) itu, melainkan (mengharapkan agar) orang-orang mau mengambil jalan kepada Tuhannya."
وَتَوَكَّلْ عَلَى
Watawakkal AAala alhayyi allatheela yamootu wasabbih bihamdihi wakafabihi bithunoobi AAibadihi khabeera
Dan bertawakallah kepada Allah Yang Hidup, Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa hamba-hamba-Nya,
ٱلَّذِى خَلَقَ
Allathee khalaqa assamawatiwal-arda wama baynahuma fee sittatiayyamin thumma istawa AAala alAAarshi arrahmanufas-al bihi khabeera
yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas Arasy, (Dialah) Yang Maha Pengasih, maka tanyakanlah (tentang Allah) kepada orang yang lebih mengetahui (Muhammad).
وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ
Wa-itha qeela lahumu osjudoo lirrahmaniqaloo wama arrahmanu anasjudulima ta/muruna wazadahum nufoora
Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Sujudlah kepada Yang Maha Pengasih", mereka menjawab, "Siapakah Yang Maha Pengasih itu? Apakah kami harus sujud kepada Allah yang engkau (Muhammad) perintahkan kepada kami (bersujud kepada-Nya)?" Dan mereka makin jauh lari (dari kebenaran).
تَبَارَكَ
Tabaraka allathee jaAAala feeassama-i buroojan wajaAAala feeha sirajanwaqamaran muneera
Mahasuci Allah yang menjadikan di langit gugusan bintang-bintang dan Dia juga menjadikan padanya matahari dan bulan yang bersinar.
وَهُوَ
Wahuwa allathee jaAAala allayla wannaharakhilfatan liman arada an yaththakkara aw aradashukoora
Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau yang ingin bersyukur.
وَعِبَادُ
WaAAibadu arrahmaniallatheena yamshoona AAala al-ardi hawnanwa-itha khatabahumu aljahiloona qaloosalama
Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan, "salām,"
وَ
Wallatheena yabeetoonalirabbihim sujjadan waqiyama
dan orang-orang yang menghabiskan waktu malam untuk beribadah kepada Tuhan mereka dengan bersujud dan berdiri.
وَ
Wallatheena yaqooloona rabbanaisrif AAanna AAathaba jahannama inna AAathabahakana gharama
Dan orang-orang yang berkata, "Ya Tuhan kami, jauhkanlah azab Jahanam dari kami, karena sesungguhnya azabnya itu membuat kebinasaan yang kekal,"
إِ
Innaha saat mustaqarran wamuqama
Sungguh, Jahanam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.
وَ
Wallatheena ithaanfaqoo lam yusrifoo walam yaqturoo wakana bayna thalikaqawama
Dan (termasuk hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih) orang-orang yang apabila menginfakkan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, di antara keduanya secara wajar,
وَ
Wallatheena layadAAoona maAAa Allahi ilahan akharawala yaqtuloona annafsa allatee harrama Allahuilla bilhaqqi wala yaznoona wamanyafAAal thalika yalqa athama
dan orang-orang yang tidak mempersekutukan Allah dengan sembahan lain dan tidak membunuh orang yang diharamkan Allah kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina; dan barang siapa melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat hukuman yang berat,
يُضَ
YudaAAaf lahu alAAathabu yawmaalqiyamati wayakhlud feehi muhana
(yakni) akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari Kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina,
إِلَّا مَ
Illa man taba waamanawaAAamila AAamalan salihan faola-ikayubaddilu Allahu sayyi-atihim hasanatinwakana Allahu ghafooran raheema
kecuali orang-orang yang bertobat dan beriman dan mengerjakan kebajikan; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebaikan. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
وَمَ
Waman taba waAAamila salihanfa-innahu yatoobu ila Allahi mataba
Dan barang siapa bertobat dan mengerjakan kebajikan, maka sesungguhnya dia bertobat kepada Allah dengan tobat yang sebenar-benarnya.
وَ
Wallatheena layashhadoona azzoora wa-itha marroo billaghwimarroo kirama
Dan orang-orang yang tidak memberikan kesaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berguna, mereka berlalu dengan menjaga kehormatan dirinya,
وَ
Wallatheena itha thukkiroobi-ayati rabbihim lam yakhirroo AAalayha summanwaAAumyana
dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Tuhan mereka, mereka tidak bersikap sebagai orang-orang yang tuli dan buta,
وَ
Wallatheena yaqooloona rabbanahab lana min azwajina wathurriyyatinaqurrata aAAyunin wajAAalna lilmuttaqeena imama
Dan orang-orang yang berkata, "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa."
أُ
Ola-ika yujzawna alghurfata bimasabaroo wayulaqqawna feeha tahiyyatan wasalama
Mereka itu akan diberi balasan dengan tempat yang tinggi (dalam surga) atas kesabaran mereka, dan di sana mereka akan disambut dengan penghormatan dan salam,
خَ
Khalideena feeha hasunatmustaqarran wamuqama
mereka kekal di dalamnya. Surga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman.
قُلْ مَا يَعْبَؤُ
Qul ma yaAAbao bikum rabbee lawladuAAaokum faqad kaththabtum fasawfa yakoonu lizama
Katakanlah (Muhammad, kepada orang-orang musyrik), "Tuhanku tidak akan mengindahkan kamu, kalau tidak karena ibadahmu. (Tetapi bagaimana kamu beribadah kepada-Nya), padahal sungguh, kamu telah mendustakan-Nya? Karena itu kelak (azab) pasti (menimpamu)."
Al-Furqan
Ayat