بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Preview ukuran font
ح
رَبَّنَا وَأَ
ٱلْيَوْمَ تُ
وَقَالَ فِرْعَوْنُ ذَرُون
وَلَقَ
۞ وَيَ
قَال
إِ
هُوَ
وَلَقَ
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
ح
Ha-meem
Ḥā Mīm.
تَ
Tanzeelu alkitabi mina AllahialAAazeezi alAAaleem
Kitab ini (Alquran) di turunkan dari Allah Yang Mahaperkasa, Maha Mengetahui,
غَافِرِ
Ghafiri aththanbi waqabiliattawbi shadeedi alAAiqabi thee attawlila ilaha illa huwa ilayhi almaseer
yang mengampuni dosa dan menerima tobat dan keras hukuman-Nya; yang memiliki karunia. Tidak ada tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nyalah (semua makhluk) kembali.
مَا يُجَ
Ma yujadilu fee ayatiAllahi illa allatheena kafaroo falayaghrurka taqallubuhum fee albilad
Tidak ada yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah, kecuali orang-orang yang kafir. Karena itu janganlah engkau (Muhammad) tertipu oleh keberhasilan usaha mereka di seluruh negeri.
كَذَّبَتْ قَ
Kaththabat qablahum qawmu noohinwal-ahzabu min baAAdihim wahammat kulluommatin birasoolihim liya/khuthoohu wajadaloo bilbatililiyudhidoo bihi alhaqqa faakhathtuhumfakayfa kana AAiqab
Sebelum mereka, kaum Nuh dan golongan-golongan yang bersekutu setelah mereka telah mendustakan (rasul) dan setiap umat telah merencanakan (tipu daya) terhadap rasul mereka untuk menawannya dan mereka membantah dengan (alasan) yang batil untuk melenyapkan kebenaran; karena itu Aku tawan mereka (dengan azab). Maka betapa (pedihnya) azab-Ku?
وَكَذ
Wakathalika haqqat kalimaturabbika AAala allatheena kafaroo annahum as-habuannar
Dan demikianlah telah pasti berlaku ketetapan Tuhanmu terhadap orang-orang kafir, (yaitu) sesungguhnya mereka adalah penghuni neraka.
ٱلَّذِينَ يَحْمِلُونَ
Allatheena yahmiloona alAAarshawaman hawlahu yusabbihoona bihamdi rabbihimwayu/minoona bihi wayastaghfiroona lillatheena amanoorabbana wasiAAta kulla shay-in rahmatan waAAilmanfaghfir lillatheena taboo wattabaAAoosabeelaka waqihim AAathaba aljaheem
(Malaikat-malaikat) yang memikul Arasy dan (malaikat) yang berada di sekelilingnya bertasbih dengan memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memohonkan ampunan untuk orang-orang yang beriman (seraya berkata), "Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu yang ada pada-Mu meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertobat dan mengikuti jalan (agama)-Mu dan peliharalah mereka dari azab neraka.
رَبَّنَا وَأَ
Rabbana waadkhilhum jannatiAAadnin allatee waAAadtahum waman salaha min aba-ihimwaazwajihim wathurriyyatihim innaka antaalAAazeezu alhakeem
Ya Tuhan kami, masukkanlah mereka ke dalam surga 'Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka, dan orang yang saleh di antara nenek moyang mereka, istri-istri, dan keturunan mereka. Sungguh, Engkaulah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana,
وَقِهِمُ
Waqihimu assayyi-ati wamantaqi assayyi-ati yawma-ithin faqad rahimtahuwathalika huwa alfawzu alAAatheem
dan peliharalah mereka dari (bencana) kejahatan. Dan orang-orang yang Engkau pelihara dari (bencana) kejahatan pada hari itu, maka sungguh, Engkau telah menganugerahkan rahmat kepadanya dan demikian itulah kemenangan yang agung."
إِ
Inna allatheena kafaroo yunadawnalamaqtu Allahi akbaru min maqtikum anfusakum ithtudAAawna ila al-eemani fatakfuroon
Sesungguhnya orang-orang yang kafir, kepada mereka (pada hari Kiamat) diserukan, "Sungguh, kebencian Allah (kepadamu) jauh lebih besar daripada kebencianmu kepada dirimu sendiri, ketika kamu diseru untuk beriman lalu kamu mengingkarinya."
قَالُو
Qaloo rabbana amattanaithnatayni waahyaytana ithnatayni faAAtarafnabithunoobina fahal ila khuroojin min sabeel
Mereka menjawab, "Ya Tuhan kami, Engkau telah mematikan kami dua kali dan telah menghidupkan kami dua kali (pula), lalu kami mengakui dosa-dosa kami. Maka adakah jalan (bagi kami) untuk keluar (dari neraka)?"
ذ
Thalikum bi-annahu ithaduAAiya Allahu wahdahu kafartum wa-in yushrak bihitu/minoo falhukmu lillahi alAAaliyyialkabeer
Yang demikian itu karena sesungguhnya kamu mengingkari apabila diseru untuk menyembah Allah saja. Dan jika Allah dipersekutukan, kamu percaya. Maka keputusan (sekarang ini) adalah pada Allah Yang Mahatinggi, Mahabesar.
هُوَ
Huwa allathee yureekum ayatihiwayunazzilu lakum mina assama-i rizqan wamayatathakkaru illa man yuneeb
Dialah yang memperlihatkan tanda-tanda (kekuasaan)-Nya kepadamu dan menurunkan rezeki dari langit untukmu. Dan tidak lain yang mendapat pelajaran hanyalah orang-orang yang kembali (kepada Allah).
فَ
FadAAoo Allaha mukhliseenalahu addeena walaw kariha alkafiroon
Maka sembahlah Allah dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukai(nya).
رَفِيعُ
RafeeAAu addarajati thooalAAarshi yulqee arrooha min amrihi AAalaman yashao min AAibadihi liyunthira yawma attalaq
(Dialah) Yang Mahatinggi derajat-Nya, yang memiliki Arasy, yang menurunkan wahyu dengan perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, agar memperingatkan (manusia) tentang hari pertemuan (hari Kiamat),
يَوْمَ ه
Yawma hum barizoona la yakhfaAAala Allahi minhum shay-on limani almulku alyawmalillahi alwahidi alqahhar
(yaitu) pada hari (ketika) mereka keluar (dari kubur); tidak sesuatu pun keadaan mereka yang tersembunyi di sisi Allah. (Lalu Allah berfirman), "Milik siapakah kerajaan pada hari ini?" Milik Allah Yang Maha Esa, Maha Mengalahkan.
ٱلْيَوْمَ تُ
Alyawma tujza kullu nafsin bimakasabat la thulma alyawma inna AllahasareeAAu alhisab
Pada hari ini setiap jiwa diberi balasan sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini. Sungguh, Allah sangat cepat perhitungan-Nya.
وَأَ
Waanthirhum yawma al-azifati ithialquloobu lada alhanajiri kathimeenama liththalimeena min hameeminwala shafeeAAin yutaAA
Dan berilah mereka peringatan akan hari yang semakin dekat (hari Kiamat, yaitu) ketika hati (menyesak) sampai di kerongkongan karena menahan kesedihan. Tidak ada seorang pun teman setia bagi orang yang zalim dan tidak ada baginya seorang penolong yang diterima (pertolongannya).
يَعْلَمُ خ
YaAAlamu kha-inata al-aAAyuni wamatukhfee assudoor
Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat1 dan apa yang tersembunyi dalam dada.
وَ
Wallahu yaqdee bilhaqqiwallatheena yadAAoona min doonihi la yaqdoonabishay-in inna Allaha huwa assameeAAu albaseer
Dan Allah memutuskan dengan kebenaran. Sedang mereka yang disembah selain-Nya tidak mampu memutuskan dengan sesuatu apa pun. Sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Melihat.
۞ أَوَلَمْ يَسِيرُو
Awa lam yaseeroo fee al-ardi fayanthurookayfa kana AAaqibatu allatheena kanoomin qablihim kanoo hum ashadda minhum quwwatan waatharanfee al-ardi faakhathahumu Allahu bithunoobihimwama kana lahum mina Allahi min waq
Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di bumi, lalu memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang yang sebelum mereka? Orang-orang itu lebih hebat kekuatannya daripada mereka dan (lebih banyak) peninggalan-peninggalan (peradaban)nya di bumi, tetapi Allah mengazab mereka karena dosa-dosanya. Dan tidak akan ada sesuatu pun yang melindungi mereka dari (azab) Allah.
ذ
Thalika bi-annahum kanatta/teehim rusuluhum bilbayyinati fakafaroo faakhathahumuAllahu innahu qawiyyun shadeedu alAAiqab
Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya rasul-rasul telah datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata1 lalu mereka ingkar; maka Allah mengazab mereka. Sungguh, Dia Mahakuat, Mahakeras hukuman-Nya.
وَلَقَ
Walaqad arsalna moosa bi-ayatinawasultanin mubeen
Dan sungguh, Kami telah mengutus Musa dengan membawa ayat-ayat Kami dan keterangan yang nyata,
إِلَىٰ فِرْعَوْنَ وَهَ
Ila firAAawna wahamanawaqaroona faqaloo sahirun kaththab
kepada Fir'aun, Haman dan Karun; lalu mereka berkata, "(Musa) itu seorang pesihir dan pendusta."
فَلَ
Falamma jaahum bilhaqqimin AAindina qaloo oqtuloo abnaa allatheenaamanoo maAAahu wastahyoo nisaahumwama kaydu alkafireena illa fee dalal
Maka ketika dia (Musa) datang kepada mereka membawa kebenaran dari Kami, mereka berkata, "Bunuhlah anak-anak laki-laki dari orang-orang yang beriman bersama dia dan biarkan hidup perempuan-perempuan mereka." Namun tipu daya orang-orang kafir itu sia-sia belaka.
وَقَالَ فِرْعَوْنُ ذَرُون
Waqala firAAawnu tharooneeaqtul moosa walyadAAu rabbahu innee akhafu anyubaddila deenakum aw an yuthhira fee al-ardialfasad
Dan Fir'aun berkata (kepada pembesar-pembesarnya), "Biar aku yang membunuh Musa dan suruh dia memohon kepada Tuhannya. Sesungguhnya aku khawatir dia akan menukar agamamu atau menimbulkan kerusakan di bumi."
وَقَالَ مُوسَ
Waqala moosa innee AAuthtubirabbee warabbikum min kulli mutakabbirin la yu/minubiyawmi alhisab
Dan (Musa) berkata, "Sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhanmu dari setiap orang yang menyombongkan diri yang tidak beriman kepada hari perhitungan."
وَقَالَ رَجُ
Waqala rajulun mu/minun min alifirAAawna yaktumu eemanahu ataqtuloona rajulan an yaqoolarabbiyya Allahu waqad jaakum bilbayyinatimin rabbikum wa-in yaku kathiban faAAalayhi kathibuhuwa-in yaku sadiqan yusibkum baAAdu allatheeyaAAidukum inna Allaha la yahdee man huwa musrifunkaththab
Dan seseorang yang beriman di antara keluarga Fir'aun yang menyembunyikan imannya berkata, "Apakah kamu akan membunuh seseorang karena dia berkata, "Tuhanku adalah Allah," padahal sungguh, dia telah datang kepadamu dengan membawa bukti-bukti yang nyata dari Tuhanmu. Dan jika dia seorang pendusta maka dialah yang akan menanggung (dosa) dustanya; dan jika dia seorang yang benar, niscaya sebagian (bencana) yang diancamkannya kepadamu akan menimpamu. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang yang melampaui batas dan pendusta.
يَ
Ya qawmi lakumu almulku alyawma thahireenafee al-ardi faman yansuruna min ba/si Allahiin jaana qala firAAawnu ma oreekumilla ma ara wama ahdeekum illasabeela arrashad
Wahai kaumku!" Pada hari ini kerajaan ada padamu dengan berkuasa di bumi, tetapi siapa yang akan menolong kita dari azab Allah jika (azab itu) menimpa kita?" Fir'aun berkata, "Aku hanya mengemukakan kepadamu, apa yang aku pandang baik; dan aku hanya menunjukkan kepadamu jalan yang benar."
وَقَالَ
Waqala allathee amana yaqawmi innee akhafu AAalaykum mithla yawmi al-ahzab
Dan orang yang beriman itu berkata, "Wahai kaumku! Sesungguhnya aku khawatir kamu akan ditimpa (bencana) seperti hari kehancuran golongan yang bersekutu,
مِثْلَ دَأْبِ قَوْمِ نُو
Mithla da/bi qawmi noohin waAAadinwathamooda wallatheena min baAAdihim wamaAllahu yureedu thulman lilAAibad
(yakni) seperti kebiasaan kaum Nuh, 'Ad, Samud dan orang-orang yang datang setelah mereka. Padahal Allah tidak menghendaki kezaliman terhadap hamba-hamba-Nya."
وَيَ
Waya qawmi innee akhafuAAalaykum yawma attanad
Dan wahai kaumku!"Sesungguhnya aku benar-benar khawatir terhadapmu akan (siksaan) hari saling memanggil,1
يَوْمَ تُوَلُّونَ مُ
Yawma tuwalloona mudbireena ma lakummina Allahi min AAasimin waman yudlili Allahufama lahu min had
(yaitu) pada hari (ketika) kamu berpaling ke belakang (lari), tidak ada seorang pun yang mampu menyelamatkan kamu dari (azab) Allah. Dan barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah, niscaya tidak ada sesuatu pun yang mampu memberi petunjuk."
وَلَقَ
Walaqad jaakum yoosufu min qablu bilbayyinatifama ziltum fee shakkin mimma jaakum bihi hattaitha halaka qultum lan yabAAatha Allahu minbaAAdihi rasoolan kathalika yudillu Allahuman huwa musrifun murtab
Dan sungguh, sebelum itu Yusuf telah datang kepadamu dengan membawa bukti-bukti yang nyata, tetapi kamu senantiasa meragukan apa yang dibawanya, bahkan ketika dia wafat, kamu berkata, "Allah tidak akan mengirim seorang rasul pun setelahnya." Demikianlah Allah membiarkan sesat orang yang melampaui batas dan ragu-ragu,
ٱلَّذِينَ يُجَ
Allatheena yujadiloona fee ayatiAllahi bighayri sultanin atahum kaburamaqtan AAinda Allahi waAAinda allatheena amanookathalika yatbaAAu Allahu AAala kulliqalbi mutakabbirin jabbar
(yaitu) orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka.1 Sangat besar kemurkaan (bagi mereka) di sisi Allah dan orang-orang yang beriman. Demikianlah Allah mengunci hati setiap orang yang sombong dan berlaku sewenang-wenang.
وَقَالَ فِرْعَوْنُ يَ
Waqala firAAawnu ya hamanuibni lee sarhan laAAallee ablughu al-asbab
Dan Fir'aun berkata, "Wahai Haman! Buatkanlah untukku suatu bangunan yang tinggi agar aku sampai ke pintu-pintu,
أَسْبَ
Asbaba assamawatifaattaliAAa ila ilahi moosa wa-inneelaathunnuhu kathiban wakathalikazuyyina lifirAAawna soo-o AAamalihi wasudda AAani assabeeliwama kaydu firAAawna illa fee tabab
(yaitu) pintu-pintu langit, agar aku dapat melihat Tuhannya Musa, tetapi aku tetap memandangnya seorang pendusta." Dan demikianlah dijadikan terasa indah bagi Fir'aun perbuatan buruknya itu, dan dia tertutup dari jalan (yang benar); dan tipu daya Fir'aun itu tidak lain hanyalah membawa kerugian.
وَقَالَ
Waqala allathee amana yaqawmi ittabiAAooni ahdikum sabeela arrashad
Dan orang yang beriman itu berkata, "Wahai kaumku! Ikutilah aku, aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang benar.
يَ
Ya qawmi innama hathihialhayatu addunya mataAAunwa-inna al-akhirata hiya daru alqarar
Wahai kaumku! Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.
مَنْ عَمِلَ سَيِّئَ
Man AAamila sayyi-atan fala yujzailla mithlaha waman AAamila salihanmin thakarin aw ontha wahuwa mu/minun faola-ikayadkhuloona aljannata yurzaqoona feeha bighayri hisab
Barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka dia akan dibalas sebanding dengan kejahatan itu. Dan barangsiapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan sedangkan dia dalam keadaan beriman, maka mereka akan masuk surga, mereka diberi rezeki didalamnya tidak terhingga.
۞ وَيَ
Waya qawmi malee adAAookum ilaannajati watadAAoonanee ila annar
Dan wahai kaumku! Bagaimanakah ini, aku menyerumu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeruku ke neraka?
تَ
TadAAoonanee li-akfura billahiwaoshrika bihi ma laysa lee bihi AAilmun waanaadAAookum ila alAAazeezi alghaffar
(Mengapa) kamu menyeruku agar kafir kepada Allah dan mempersekutukan-Nya dengan sesuatu yang aku tidak mempunyai ilmu tentang itu, padahal aku menyerumu (beriman) kepada Yang Mahaperkasa, Maha Pengampun?
لَا جَرَمَ أَ
La jarama annama tadAAoonaneeilayhi laysa lahu daAAwatun fee addunya walafee al-akhirati waanna maraddana ila Allahiwaanna almusrifeena hum as-habu annar
Sudah pasti bahwa apa yang kamu serukan aku kepadanya bukanlah suatu seruan yang berguna baik di dunia maupun di akhirat. Dan sesungguhnya tempat kembali kita pasti kepada Allah, dan sesungguhnya orang-orang yang melampaui batas, mereka itu akan menjadi penghuni neraka.
فَسَتَذْكُرُونَ م
Fasatathkuroona ma aqoolulakum waofawwidu amree ila Allahi inna Allahabaseerun bilAAibad
Maka kelak kamu akan ingat kepada apa yang kukatakan kepadamu. Dan aku menyerahkan urusanku kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya."
فَوَقَ
Fawaqahu Allahu sayyi-atima makaroo wahaqa bi-ali firAAawna soo-oalAAathab
Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka, sedangkan Fir'aun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang sangat buruk.
ٱ
Annaru yuAAradoonaAAalayha ghuduwwan waAAashiyyan wayawma taqoomu assaAAatuadkhiloo ala firAAawna ashadda alAAathab
Kepada mereka diperlihatkan neraka, pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat. (Lalu kepada malaikat diperintahkan), "Masukkanlah Fir'aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras!"
وَإِذْ يَتَح
Wa-ith yatahajjoona fee annarifayaqoolu adduAAafao lillatheenaistakbaroo inna kunna lakum tabaAAan fahal antummughnoona AAanna naseeban mina annar
Dan (ingatlah), ketika mereka berbantah-bantah dalam neraka, maka orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, "Sesungguhnya kami dahulu adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu melepaskan sebagian (azab) api neraka yang menimpa kami?"
قَالَ
Qala allatheena istakbaroo innakullun feeha inna Allaha qad hakama baynaalAAibad
Orang-orang yang menyombongkan diri menjawab, "Sesungguhnya kita semua sama-sama dalam neraka karena Allah telah menetapkan keputusan antara hamba-hamba-(Nya)."
وَقَالَ
Waqala allatheena fee annarilikhazanati jahannama odAAoo rabbakum yukhaffif AAannayawman mina alAAathab
Dan orang-orang yang berada dalam nereka berkata kepada penjaga-penjaga neraka Jahanam, "Mohonkanlah kepada Tuhanmu agar Dia meringankan azab atas kami sehari saja."
قَال
Qaloo awa lam taku ta/teekumrusulukum bilbayyinati qaloo bala qaloofadAAoo wama duAAao alkafireena illafee dalal
Maka (penjaga-penjaga Jahanam) berkata, "Apakah rasul-rasul belum datang kepadamu dengan membawa bukti-bukti yang nyata?" Mereka menjawab, "Benar, sudah datang." (Penjaga-penjaga Jahanam) berkata, 'Berdoalah kamu (sendiri!)" Namun doa orang-orang kafir itu sia-sia belaka.
إِ
Inna lanansuru rusulanawallatheena amanoo fee alhayatiaddunya wayawma yaqoomu al-ashhad
Sesungguhnya Kami akan menolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari tampilnya para saksi (hari Kiamat),
يَوْمَ لَا يَ
Yawma la yanfaAAu aththalimeenamaAAthiratuhum walahumu allaAAnatu walahum soo-o addar
(yaitu) hari ketika permintaan maaf tidak berguna bagi orang-orang zalim dan mereka mendapat laknat dan tempat tinggal yang buruk.
وَلَقَ
Walaqad atayna moosaalhuda waawrathna banee isra-eela alkitab
Dan sungguh, Kami telah memberikan petunjuk kepada Musa; dan mewariskan Kitab (Taurat) kepada Bani Israil,
هُ
Hudan wathikra li-olee al-albab
untuk menjadi petunjuk dan peringatan bagi orang-orang yang berpikiran sehat.
فَ
Fasbir inna waAAda Allahihaqqun wastaghfir lithanbika wasabbihbihamdi rabbika bilAAashiyyi wal-ibkar
Maka bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampun untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi.
إِ
Inna allatheena yujadiloonafee ayati Allahi bighayri sultanin atahumin fee sudoorihim illa kibrun ma hum bibaligheehifastaAAith billahi innahu huwa assameeAAualbaseer
Sesungguhnya orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah tanpa alasan (bukti) yang sampai kepada mereka, yang ada dalam dada mereka hanyalah (keinginan akan) kebesaran yang tidak akan mereka capai, maka mintalah perlindungan kepada Allah. Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
لَخَلْقُ
Lakhalqu assamawati wal-ardiakbaru min khalqi annasi walakinna aktharaannasi la yaAAlamoon
Sungguh, penciptaan langit dan bumi itu lebih besar daripada penciptaan manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
وَمَا يَسْتَوِى
Wama yastawee al-aAAma walbaseeruwallatheena amanoo waAAamiloo assalihatiwala almusee-o qaleelan ma tatathakkaroon
Dan tidak sama orang yang buta dengan orang yang melihat, dan tidak (sama) pula orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan dengan orang-orang yang berbuat kejahatan. Hanya sedikit sekali yang kamu ambil pelajaran.
إِ
Inna assaAAata laatiyatunla rayba feeha walakinna akthara annasila yu/minoon
Sesungguhnya hari Kiamat pasti akan datang, tidak ada keraguan tentangnya, akan tetapi kebanyakan manusia tidak beriman.
وَقَالَ رَبُّكُمُ
Waqala rabbukumu odAAoonee astajiblakum inna allatheena yastakbiroona AAan AAibadateesayadkhuloona jahannama dakhireen
Dan Tuhanmu berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina."
ٱللَّهُ
Allahu allathee jaAAala lakumuallayla litaskunoo feehi wannahara mubsiraninna Allaha lathoo fadlin AAala annasiwalakinna akthara annasi layashkuroon
Allah lah yang menjadikan malam untukmu agar kamu beristirahat padanya; (dan menjadikan) siang terang benderang. Sungguh, Allah benar-benar memiliki karunia yang dilimpahkan kepada manusia, tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.
ذ
Thalikumu Allahu rabbukum khaliqukulli shay-in la ilaha illa huwa faannatu/fakoon
Demikianlah Allah, Tuhanmu, Pencipta segala sesuatu, tidak ada tuhan selain Dia; maka bagaimanakah kamu dapat dipalingkan?
كَذ
Kathalika yu/faku allatheena kanoobi-ayati Allahi yajhadoon
Demikianlah orang-orang yang selalu mengingkari ayat-ayat Allah dipalingkan.
ٱللَّهُ
Allahu allathee jaAAala lakumual-arda qararan wassamaa binaanwasawwarakum faahsana suwarakum warazaqakummina attayyibati thalikumu Allahurabbukum fatabaraka Allahu rabbu alAAalameen
Allah lah yang menjadikan bumi untukmu sebagai tempat menetap dan langit sebagai atap, dan membentukmu lalu memperindah rupamu serta memberimu rezeki dari yang baik-baik. Demikianlah Allah, Tuhanmu, Mahasuci Allah, Tuhan seluruh alam.
هُوَ
Huwa alhayyu la ilahailla huwa fadAAoohu mukhliseena lahu addeenaalhamdu lillahi rabbi alAAalameen
Dialah yang hidup kekal, tidak ada tuhan selain Dia; maka sembahlah Dia dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam.
۞ قُلْ إِ
Qul innee nuheetu an aAAbuda allatheenatadAAoona min dooni Allahi lamma jaaniyaalbayyinatu min rabbee waomirtu an oslima lirabbi alAAalameen
Katakanlah (Muhammad), "Sungguh, aku dilarang menyembah sembahan yang kamu sembah selain Allah, setelah datang kepadaku keterangan-keterangan dari Tuhanku; dan aku diperintahkan agar berserah diri kepada Tuhan seluruh alam."
هُوَ
Huwa allathee khalaqakum min turabinthumma min nutfatin thumma min AAalaqatin thummayukhrijukum tiflan thumma litablughoo ashuddakum thummalitakoonoo shuyookhan waminkum man yutawaffa min qabluwalitablughoo ajalan musamman walaAAallakum taAAqiloon
Dialah yang menciptakanmu dari tanah, kemudian dari setetes mani, lalu dari segumpal darah, kemudian kamu dilahirkan sebagai seorang anak, kemudian dibiarkan kamu sampai dewasa, lalu menjadi tua. Tetapi di antara kamu ada yang dimatikan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) agar kamu sampai kepada kurun waktu yang ditentukan, agar kamu mengerti.
هُوَ
Huwa allathee yuhyee wayumeetufa-itha qada amran fa-innama yaqoolu lahukun fayakoon
Dialah yang menghidupkan dan mematikan. Maka apabila Dia hendak menetapkan suatu urusan, Dia hanya berkata kepadanya, "Jadilah!" Maka jadilah sesuatu itu.
أَلَمْ تَرَ إِلَى
Alam tara ila allatheena yujadiloonafee ayati Allahi anna yusrafoon
Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang (selalu) membantah ayat-ayat Allah? Bagaimana mereka dapat dipalingkan?
ٱلَّذِينَ كَذَّبُو
Allatheena kaththaboo bilkitabiwabima arsalna bihi rusulana fasawfayaAAlamoon
(Yaitu) orang-orang yang mendustakan Kitab (Alquran) dan wahyu yang dibawa oleh rasul-rasul Kami yang telah Kami utus. Kelak mereka akan mengetahui,
إِذِ
Ithi al-aghlalu fee aAAnaqihimwassalasilu yushaboon
ketika belenggu dan rantai dipasang di leher mereka, seraya mereka diseret,
فِى
Fee alhameemi thumma fee annariyusjaroon
ke dalam air yang sangat panas, kemudian mereka dibakar dalam api,
ثُ
Thumma qeela lahum ayna ma kuntumtushrikoon
kemudian dikatakan kepada mereka, "Manakah berhala-berhala yang selalu kamu persekutukan,
مِ
Min dooni Allahi qaloo dallooAAanna bal lam nakun nadAAoo min qablu shay-an kathalikayudillu Allahu alkafireen
(yang kamu sembah) selain Allah?" Mereka menjawab, "Mereka telah hilang lenyap dari kami, bahkan kami dahulu tidak pernah menyembah sesuatu." Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang kafir.
ذ
Thalikum bima kuntum tafrahoonafee al-ardi bighayri alhaqqi wabima kuntumtamrahoon
Yang demikian itu disebabkan karena kamu bersuka ria di bumi (tanpa) mengindahkan kebenaran dan karena kamu selalu bersuka ria (dalam kemaksiatan).
ٱ
Odkhuloo abwaba jahannama khalideenafeeha fabi/sa mathwa almutakabbireen
(Dikatakan kepada mereka), "Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahanam, dan kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong."
فَ
Fasbir inna waAAda Allahihaqqun fa-imma nuriyannaka baAAda allatheenaAAiduhum aw natawaffayannaka fa-ilayna yurjaAAoon
Maka bersabarlah engkau (Muhammad), sesungguhnya janji Allah itu benar. Meskipun Kami perlihatkan kepadamu sebagian siksa yang Kami ancamkan kepada mereka, atau pun Kami wafatkan engkau (sebelum ajal menimpa mereka), namun kepada Kamilah mereka dikembalikan.
وَلَقَ
Walaqad arsalna rusulan min qablikaminhum man qasasna AAalayka waminhum man lamnaqsus AAalayka wama kana lirasoolinan ya/tiya bi-ayatin illa bi-ithni Allahifa-itha jaa amru Allahi qudiya bilhaqqiwakhasira hunalika almubtiloon
Dan sungguh, Kami telah mengutus beberapa rasul sebelum engkau (Muhammad), di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antaranya ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu. Tidak ada seorang rasul membawa suatu mukjizat, kecuali seizin Allah. Maka apabila telah datang perintah Allah, (untuk semua perkara) diputuskan dengan adil. Dan ketika itu rugilah orang-orang yang berpegang kepada yang batil.
ٱللَّهُ
Allahu allathee jaAAala lakumual-anAAama litarkaboo minha waminhata/kuloon
Allah lah yang menjadikan hewan ternak untukmu, sebagian untuk kamu kendarai dan sebagian lagi kamu makan.
وَلَكُمْ فِيهَا مَنَ
Walakum feeha manafiAAuwalitablughoo AAalayha hajatan fee sudoorikumwaAAalayha waAAala alfulki tuhmaloon
Dan bagi kamu (ada lagi) manfaat-manfaat yang lain padanya (hewan ternak itu) dan agar kamu mencapai suatu keperluan (tujuan) yang tersimpan dalam hatimu (dengan mengendarainya). Dan dengan mengendarai binatang-binatang itu, dan di atas kapal mereka diangkut.
وَيُرِيكُمْ ءَايَ
Wayureekum ayatihi faayya ayatiAllahi tunkiroon
Dan Dia memperlihatkan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepadamu. Lalu tanda-tanda (kebesaran) Allah yang mana yang kamu ingkari?
أَفَلَمْ يَسِيرُو
Afalam yaseeroo fee al-ardi fayanthurookayfa kana AAaqibatu allatheena min qablihimkanoo akthara minhum waashadda quwwatan waatharanfee al-ardi fama aghna AAanhum ma kanooyaksiboon
Maka apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di bumi, lalu mereka memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. Mereka itu lebih banyak dan lebih hebat kekuatannya serta (lebih banyak) peninggalan-peninggalan peradabannya di bumi,1 maka apa yang mereka usahakan itu tidak dapat menolong mereka.
فَلَ
Falamma jaat-hum rusuluhum bilbayyinatifarihoo bima AAindahum mina alAAilmi wahaqabihim ma kanoo bihi yastahzi-oon
Maka ketika para rasul datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka merasa senang dengan ilmu yang ada pada mereka1 dan mereka dikepung oleh (azab) yang dahulu mereka memperolok-olokkannya.
فَلَ
Falamma raaw ba/sana qalooamanna billahi wahdahuwakafarna bima kunna bihi mushrikeen
Maka ketika mereka melihat azab Kami, mereka berkata, "Kami hanya beriman kepada Allah saja dan kami ingkar kepada sembahan-sembahan yang telah kami persekutukan dengan Allah."
فَلَمْ يَكُ يَ
Falam yaku yanfaAAuhum eemanuhum lammaraaw ba/sana sunnata Allahi allatee qad khalat feeAAibadihi wakhasira hunalika alkafiroon
Maka iman mereka ketika mereka telah melihat azab Kami tidak berguna lagi bagi mereka. Itulah (ketentuan) Allah yang telah berlaku terhadap hamba-hamba-Nya. Dan ketika itu rugilah orang-orang kafir.
Ghafir
Ayat