بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Preview ukuran font
يَ
إِ
فَمَا تَ
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
يَ
Ya ayyuha almuddaththir
Wahai orang yang berkemul (berselimut)!
قُمْ فَأَ
Qum faanthir
bangunlah, lalu berilah peringatan!
وَرَبَّكَ فَكَبِّرْ ٣
Warabbaka fakabbir
dan agungkanlah Tuhanmu,
وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ ٤
Wathiyabaka fatahhir
dan bersihkanlah pakaianmu,
وَ
Warrujza fahjur
dan tinggalkanlah segala (perbuatan) yang keji,
وَلَا تَمْنُ
Wala tamnun tastakthir
dan janganlah engkau (Muhammad) memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.
وَلِرَبِّكَ فَ
Walirabbika fasbir
Dan karena Tuhanmu, bersabarlah.
فَإِذَا نُقِرَ فِى
Fa-itha nuqira fee annaqoor
Maka apabila sangkakala ditiup,
فَذ
Fathalika yawma-ithin yawmunAAaseer
maka itulah hari yang serba sulit,
عَلَى
AAala alkafireena ghayruyaseer
bagi orang-orang kafir tidak mudah.
ذَرْنِى وَمَنْ خَلَ
Tharnee waman khalaqtu waheeda
Biarkanlah Aku (yang bertindak) terhadap orang yang Aku sendiri telah menciptakannya,1
وَجَعَلْتُ لَهُ
WajaAAaltu lahu malan mamdooda
dan Aku berikan baginya kekayaan yang melimpah,
وَبَنِينَ شُهُودًا ١٣
Wabaneena shuhooda
dan anak-anak yang selalu bersamanya,
وَمَهَّ
Wamahhadtu lahu tamheeda
dan Aku berikan baginya kelapangan (hidup) seluas-luasnya.
ثُ
Thumma yatmaAAu an azeed
kemudian dia ingin sekali agar Aku menambahnya.
كَلّ
Kalla innahu kana li-ayatinaAAaneeda
Tidak bisa! Sesungguhnya dia telah menentang ayat-ayat Kami (Alquran).
سَأُرْهِقُهُ
Saorhiquhu saAAooda
Aku akan membebaninya dengan pendakian yang meletihkan.
إِ
Innahu fakkara waqaddar
Sesungguhnya dia telah memikirkan dan menetapkan (apa yang ditetapkannya),
فَقُتِلَ كَيْفَ قَدَّرَ ١٩
Faqutila kayfa qaddar
maka celakalah dia! Bagaimana dia menetapkan?
ثُ
Thumma qutila kayfa qaddar
sekali lagi, celakalah dia! Bagaimana dia menetapkan?
ثُ
Thumma nathar
kemudian dia (merenung) memikirkan,
ثُ
Thumma AAabasa wabasar
lalu berwajah masam dan cemberut,
ثُ
Thumma adbara wastakbar
kemudian berpaling (dari kebenaran) dan menyombongkan diri,
فَقَالَ إِنْ هَ
Faqala in hatha illa sihrunyu/thar
lalu dia berkata, "(Alquran) ini hanyalah sihir yang dipelajari (dari orang-orang dahulu).
إِنْ هَ
In hatha illa qawlu albashar
Ini hanyalah perkataan manusia."
سَأُصْلِيهِ سَقَرَ ٢٦
Saosleehi saqar
Kelak, Aku akan memasukkannya ke dalam (neraka) Saqar,
وَم
Wama adraka ma saqar
Dan tahukah kamu apa (neraka) Saqar itu?
لَا تُ
La tubqee wala tathar
Ia (Saqar itu) tidak meninggalkan dan tidak membiarkan,1
لَوَّاحَ
Lawwahatun lilbashar
yang menghanguskan kulit manusia.
عَلَيْهَا تِسْعَةَ عَشَرَ ٣٠
AAalayha tisAAata AAashar
Di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga).
وَمَا جَعَلْن
Wama jaAAalna as-habaannari illa mala-ikatan wamajaAAalna AAiddatahum illa fitnatan lillatheenakafaroo liyastayqina allatheena ootoo alkitabawayazdada allatheena amanoo eemananwala yartaba allatheena ootoo alkitabawalmu/minoona waliyaqoola allatheena feequloobihim maradun walkafiroona mathaarada Allahu bihatha mathalan kathalikayudillu Allahu man yashao wayahdee man yashaowama yaAAlamu junooda rabbika illa huwa wamahiya illa thikra lilbashar
Dan yang Kami jadikan penjaga neraka itu hanya dari malaikat; dan Kami menentukan bilangan mereka itu hanya sebagai cobaan bagi orang-orang kafir, agar orang-orang yang diberi kitab menjadi yakin, agar orang yang beriman bertambah imannya, agar orang-orang yang diberi kitab dan orang-orang mukmin itu tidak ragu-ragu; dan agar orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (berkata), "Apakah yang dikehendaki Allah dengan (bilangan) ini sebagai suatu perumpamaan?" Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada orang-orang yang Dia kehendaki. Dan tidak ada yang mengetahui bala tentara Tuhanmu kecuali Dia sendiri. Dan Saqar itu tidak lain hanyalah peringatan bagi manusia.
كَلَّا وَ
Kalla walqamar
Tidak!1 Demi bulan,
وَ
Wallayli ith adbar
dan demi malam ketika telah berlalu,
وَ
Wassubhi ithaasfar
dan demi subuh apabila mulai terang,
إِ
Innaha la-ihda alkubar
sesungguhnya (Saqar itu) adalah salah satu (bencana) yang sangat besar,
نَذِي
Natheeran lilbashar
sebagai peringatan bagi manusia,
لِمَ
Liman shaa minkum an yataqaddama awyataakhkhar
(yaitu) bagi siapa di antara kamu yang ingin maju atau mundur.1
كُلُّ نَفْ
Kullu nafsin bima kasabat raheena
Setiap orang bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukannya,
إِلّ
Illa as-haba alyameen
kecuali golongan kanan,
فِى جَ
Fee jannatin yatasaaloon
berada di dalam surga, mereka saling menanyakan,
عَنِ
AAani almujrimeen
tentang (keadaan) orang-orang yang berdosa,
مَا سَلَكَكُمْ فِى سَقَرَ ٤٢
Ma salakakum fee saqar
"Apa yang menyebabkan kamu masuk ke dalam (neraka) Saqar?"
قَالُو
Qaloo lam naku mina almusalleen
Mereka menjawab, "Dahulu kami tidak termasuk orang-orang yang melaksanakan salat,
وَلَمْ نَكُ نُ
Walam naku nutAAimu almiskeen
dan kami (juga) tidak memberi makan orang miskin,
وَكُ
Wakunna nakhoodu maAAa alkha-ideen
bahkan kami biasa berbincang (untuk tujuan yang batil), bersama orang-orang yang membicarakannya,
وَكُ
Wakunna nukaththibu biyawmi addeen
dan kami mendustakan hari pembalasan,
حَتَّ
Hatta atanaalyaqeen
sampai datang kepada kami kematian."
فَمَا تَ
Fama tanfaAAuhum shafaAAatu ashshafiAAeen
Maka tidak berguna lagi bagi mereka syafaat (pertolongan) dari orang-orang yang memberikan syafaat.
فَمَا لَهُمْ عَنِ
Fama lahum AAani attathkiratimuAArideen
Lalu mengapa mereka (orang-orang kafir) berpaling dari peringatan (Allah)?
كَأَ
Kaannahum humurun mustanfira
seakan-akan mereka keledai liar yang lari terkejut,
فَرَّتْ مِ
Farrat min qaswara
lari dari singa.
بَلْ يُرِيدُ كُلُّ
Bal yureedu kullu imri-in minhum an yu/tasuhufan munashshara
Bahkan setiap orang dari mereka ingin agar diberikan kepadanya lembaran-lembaran (kitab) yang terbuka.
كَلَّاۖ بَل لَّا يَخَافُونَ
Kalla bal la yakhafoonaal-akhira
Tidak! Sebenarnya mereka tidak takut kepada akhirat.
كَلّ
Kalla innahu tathkira
Tidak! Sesungguhnya (Alquran) itu benar-benar suatu peringatan.
فَمَ
Faman shaa thakarah
Maka barangsiapa menghendaki, tentu dia mengambil pelajaran darinya.
وَمَا يَذْكُرُونَ إِلّ
Wama yathkuroona illaan yashaa Allahu huwa ahlu attaqwawaahlu almaghfirat
Dan mereka tidak akan mengambil pelajaran darinya (Alquran) kecuali (jika) Allah menghendakinya. Dialah Tuhan yang patut (kita) bertakwa kepada-Nya dan yang berhak memberi ampun.
Al-Muddaththir
Ayat