بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Preview ukuran font
يَ
ذ
وَكَذ
وَهُد
حُنَف
أُذِنَ لِلَّذِينَ يُقَ
وَيَسْتَعْجِلُونَكَ بِ
ٱلْمُلْكُ يَوْمَئِ
أَلَمْ تَرَ أَ
يَ
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
يَ
Ya ayyuha annasuittaqoo rabbakum inna zalzalata assaAAati shay-onAAatheem
Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu; sungguh, guncangan (hari) Kiamat itu adalah suatu (kejadian) yang sangat besar.
يَوْمَ تَرَوْنَهَا تَذْهَلُ كُلُّ مُرْضِعَةٍ عَ
Yawma tarawnaha tathhalu kullumurdiAAatin AAamma ardaAAat watadaAAukullu thati hamlin hamlaha wataraannasa sukara wama hum bisukarawalakinna AAathaba Allahi shadeed
(Ingatlah) pada hari ketika kamu melihatnya (guncangan itu), semua perempuan yang menyusui anaknya akan lalai terhadap anak yang disusuinya, dan setiap perempuan yang hamil akan keguguran kandungannya, dan kamu melihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, tetapi azab Allah itu sangat keras.
وَمِنَ
Wamina annasi man yujadilufee Allahi bighayri AAilmin wayattabiAAu kulla shaytaninmareed
Dan di antara manusia ada yang berbantahan tentang Allah tanpa ilmu dan hanya mengikuti para setan yang sangat jahat,
كُتِبَ عَلَيْهِ أَ
Kutiba AAalayhi annahu man tawallahufaannahu yudilluhu wayahdeehi ila AAathabi assaAAeer
(tentang setan), telah ditetapkan bahwa siapa yang berkawan dengan dia, maka dia akan menyesatkannya, dan membawanya ke azab neraka.
يَ
Ya ayyuha annasuin kuntum fee raybin mina albaAAthi fa-inna khalaqnakummin turabin thumma min nutfatin thumma minAAalaqatin thumma min mudghatin mukhallaqatin waghayrimukhallaqatin linubayyina lakum wanuqirru fee al-arhami manashao ila ajalin musamman thumma nukhrijukum tiflanthumma litablughoo ashuddakum waminkum man yutawaffawaminkum man yuraddu ila arthali alAAumuri likaylayaAAlama min baAAdi AAilmin shay-an watara al-ardahamidatan fa-itha anzalna AAalayhaalmaa ihtazzat warabat waanbatat min kulli zawjin baheej
Wahai manusia! Jika kamu meragukan (hari) kebangkitan, maka sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu; dan Kami tetapkan dalam rahim menurut kehendak Kami sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampai kepada usia dewasa, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dikembalikan sampai usia sangat tua (pikun), sehingga dia tidak mengetahui lagi sesuatu yang telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air (hujan) di atasnya, hiduplah bumi itu dan menjadi subur serta menumbuhkan berbagai jenis pasangan tetumbuhan yang indah.
ذ
Thalika bi-anna Allaha huwa alhaqquwaannahu yuhyee almawta waannahu AAala kullishay-in qadeer
Yang demikian itu karena sungguh, Allah, Dialah yang hak, dan sungguh, Dialah yang menghidupkan segala yang telah mati, dan sungguh, Dia Mahakuasa atas segala sesuatu,
وَأَ
Waanna assaAAata atiyatunla rayba feeha waanna Allaha yabAAathu manfee alquboor
dan sungguh, (hari) Kiamat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya; dan sungguh, Allah akan membangkitkan siapa pun yang di dalam kubur.
وَمِنَ
Wamina annasi man yujadilufee Allahi bighayri AAilmin wala hudan walakitabin muneer
Dan di antara manusia ada yang berbantahan tentang Allah tanpa ilmu, tanpa petunjuk dan tanpa kitab (wahyu) yang memberi penerangan,
ثَانِىَ عِ
Thaniya AAitfihi liyudillaAAan sabeeli Allahi lahu fee addunyakhizyun wanutheequhu yawma alqiyamati AAathabaalhareeq
sambil memalingkan lambungnya (dengan congkak) untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah. Dia mendapat kehinaan di dunia, dan pada hari Kiamat Kami berikan kepadanya rasa azab neraka yang membakar.
ذ
Thalika bima qaddamat yadakawaanna Allaha laysa bithallaminlilAAabeed
(Akan dikatakan kepadanya), "Itu karena perbuatan yang dilakukan dahulu oleh kedua tanganmu, dan Allah sekali-kali tidak menzalimi hamba-hamba-Nya.
وَمِنَ
Wamina annasi man yaAAbuduAllaha AAala harfin fa-in asabahukhayrun itmaanna bihi wa-in asabat-hu fitnatuninqalaba AAala wajhihi khasira addunya wal-akhiratathalika huwa alkhusranu almubeen
Dan di antara manusia ada yang menyembah Allah hanya di tepi,1 maka jika dia memperoleh kebajikan, dia merasa puas, dan jika dia ditimpa suatu cobaan, dia berbalik ke belakang.2 Dia rugi di dunia dan di akhirat. Itulah kerugian yang nyata.
يَ
YadAAoo min dooni Allahi ma layadurruhu wama la yanfaAAuhu thalikahuwa addalalu albaAAeed
Dia menyeru kepada selain Allah sesuatu yang tidak dapat mendatangkan bencana dan tidak (pula) memberi manfaat kepadanya. Itulah kesesatan yang jauh.
يَ
YadAAoo laman darruhu aqrabu minnafAAihi labi/sa almawla walabi/sa alAAasheer
Dia menyeru kepada sesuatu yang (sebenarnya) bencananya lebih dekat daripada manfaatnya. Sungguh, itu seburuk-buruk penolong dan sejahat-jahat kawan.
إِ
Inna Allaha yudkhilu allatheenaamanoo waAAamiloo assalihati jannatintajree min tahtiha al-anharu inna AllahayafAAalu ma yureed
(Sungguh), Allah akan memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Sungguh, Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.
مَ
Man kana yathunnu anlan yansurahu Allahu fee addunya wal-akhiratifalyamdud bisababin ila assama-i thummaliyaqtaAA falyanthur hal yuthhibannakayduhu ma yagheeth
Barangsiapa menyangka bahwa Allah tidak akan menolongnya (Muhammad) di dunia dan di akhirat, maka hendaklah dia merentangkan tali ke langit-langit,1 lalu menggantung (diri), kemudian pikirkanlah apakah tipu dayanya itu dapat melenyapkan apa yang menyakitkan hatinya.
وَكَذ
Wakathalika anzalnahu ayatinbayyinatin waanna Allaha yahdee man yureed
Dan demikianlah Kami telah menurunkan (Alquran) yang merupakan ayat-ayat yang nyata; sesungguhnya Allah memberikan petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki.
إِ
Inna allatheena amanoo wallatheenahadoo wassabi-eena wannasarawalmajoosa wallatheena ashrakoo inna Allahayafsilu baynahum yawma alqiyamati inna AllahaAAala kulli shay-in shaheed
Sesungguhnya orang-orang beriman, orang Yahudi, orang Sabiin, orang Nasrani, orang Majusi dan orang musyrik, Allah pasti memberi keputusan di antara mereka pada hari Kiamat. Sungguh, Allah menjadi saksi atas segala sesuatu.
أَلَمْ تَرَ أَ
Alam tara anna Allaha yasjudu lahuman fee assamawati waman fee al-ardiwashshamsu walqamaru wannujoomu waljibaluwashshajaru waddawabbu wakatheerun minaannasi wakatheerun haqqa AAalayhi alAAathabuwaman yuhini Allahu fama lahu min mukrimin inna AllahayafAAalu ma yasha/
Tidakkah engkau tahu bahwa siapa yang ada di langit dan siapa yang ada di bumi bersujud kepada Allah, juga matahari, bulan, bintang, gunung-gunung, pohon-pohon, hewan-hewan yang melata dan banyak di antara manusia? Tetapi banyak (manusia) yang pantas mendapatkan azab. Barangsiapa dihinakan Allah, tidak seorang pun yang akan memuliakannya. Sungguh, Allah berbuat apa saja yang Dia kehendaki.
۞ هَ
Hathani khasmani ikhtasamoofee rabbihim fallatheena kafaroo quttiAAatlahum thiyabun min narin yusabbu min fawqiruoosihimu alhameem
Inilah dua golongan (golongan mukmin dan kafir) yang bertengkar, mereka bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka bagi orang kafir akan dibuatkan pakaian-pakaian dari api (neraka) untuk mereka. Ke atas kepala mereka akan disiramkan air yang mendidih.
يُصْهَرُ بِه
Yusharu bihi ma fee butoonihimwaljulood
Dengan (air mendidih) itu akan dihancurluluhkan apa yang ada dalam perut dan kulit mereka.
وَلَه
Walahum maqamiAAu min hadeed
Dan (azab) untuk mereka cambuk-cambuk dari besi.
كُلَّم
Kullama aradoo an yakhrujoominha min ghammin oAAeedoo feeha wathooqooAAathaba alhareeq
Setiap kali mereka hendak ke luar darinya (neraka) karena tersiksa, mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan), "Rasakanlah azab yang membakar ini!"
إِ
Inna Allaha yudkhilu allatheenaamanoo waAAamiloo assalihati jannatintajree min tahtiha al-anharu yuhallawnafeeha min asawira min thahabin walu/lu-anwalibasuhum feeha hareer
Sungguh, Allah akan memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Di sana mereka diberi perhiasan gelang-gelang emas dan mutiara, dan pakaian mereka dari sutera.
وَهُد
Wahudoo ila attayyibimina alqawli wahudoo ila sirati alhameed
Dan mereka diberi petunjuk kepada ucapan-ucapan yang baik dan diberi petunjuk (pula) kepada jalan (Allah) yang maha terpuji.
إِ
Inna allatheena kafaroo wayasuddoonaAAan sabeeli Allahi walmasjidi alharamiallathee jaAAalnahu linnasi sawaanalAAakifu feehi walbadi waman yurid feehibi-ilhadin bithulmin nuthiqhu min AAathabinaleem
Sungguh, orang-orang kafir dan yang menghalangi (manusia) dari jalan Allah dan dari Masjidil Haram yang telah Kami jadikan terbuka untuk semua manusia, baik yang bermukim di sana maupun yang datang dari luar dan siapa saja yang bermaksud melakukan kejahatan secara zalim di dalamnya, niscaya akan kami rasakan kepadanya siksa yang pedih.
وَإِذْ بَوَّأْنَا لِإِ
Wa-ith bawwa/na li-ibraheemamakana albayti an la tushrik bee shay-an watahhirbaytiya litta-ifeena walqa-imeenawarrukkaAAi assujood
Dan (ingatlah), ketika Kami tempatkan Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan), "Janganlah engkau mempersekutukan Aku dengan apa pun dan sucikanlah rumah-Ku bagi orang-orang yang tawaf, dan orang yang beribadah dan orang yang rukuk dan sujud.
وَأَذِّ
Waaththin fee annasibilhajji ya/tooka rijalan waAAalakulli damirin ya/teena min kulli fajjin AAameeq
Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, atau mengendarai setiap unta yang kurus, mereka datang dari segenap penjuru yang jauh,
لِّيَشْهَدُو
Liyashhadoo manafiAAa lahum wayathkurooisma Allahi fee ayyamin maAAloomatin AAalama razaqahum min baheemati al-anAAami fakuloo minhawaatAAimoo alba-isa alfaqeer
Agar mereka menyaksikan berbagai manfaat untuk mereka dan agar mereka menyebut nama Allah pada beberapa hari yang telah ditentukan 1 atas rezeki yang Dia berikan kepada mereka berupa hewan ternak. Maka makanlah sebagian darinya dan (sebagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir.
ثُ
Thumma lyaqdoo tafathahum walyoofoonuthoorahum walyattawwafoo bilbaytialAAateeq
Kemudian, hendaklah mereka menghilangkan kotoran1 (yang ada di badan) mereka, menyempurnakan nazar-nazar mereka dan melakukan tawaf sekeliling rumah tua (Baitullah).
ذ
Thalika waman yuAAaththimhurumati Allahi fahuwa khayrun lahu AAindarabbihi waohillat lakumu al-anAAamu illa mayutla AAalaykum fajtaniboo arrijsa minaal-awthani wajtaniboo qawla azzoor
Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan apa yang terhormat di sisi Allah (Ḥurumāt),1 maka itu lebih baik baginya di sisi Tuhannya. Dan dihalalkan bagi kamu semua hewan ternak, kecuali yang diterangkan kepadamu (keharamannya), maka jauhilah (penyembahan) berhala-berhala yang najis itu dan jauhilah perkataan dusta.
حُنَف
Hunafaa lillahi ghayramushrikeena bihi waman yushrik billahi fakaannamakharra mina assama-i fatakhtafuhu attayruaw tahwee bihi arreehu fee makanin saheeq
(Beribadahlah) dengan ikhlas kepada Allah, tanpa mempersekutukan-Nya. Barangsiapa mempersekutukan Allah, maka seakan-akan dia jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.
ذ
Thalika waman yuAAaththimshaAAa-ira Allahi fa-innaha min taqwaalquloob
Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syiar-syiar Allah,1 maka sesungguhnya hal itu timbul dari ketakwaan hati.
لَكُمْ فِيهَا مَنَ
Lakum feeha manafiAAu ilaajalin musamman thumma mahilluha ila albaytialAAateeq
Bagi kamu padanya (hewan hadyu)1 ada beberapa manfaat,2 sampai waktu yang ditentukan, kemudian tempat penyembelihannya adalah di sekitar Baitul Atiq (Baitullah).
وَلِكُلِّ أُ
Walikulli ommatin jaAAalna mansakanliyathkuroo isma Allahi AAala marazaqahum min baheemati al-anAAami fa-ilahukum ilahunwahidun falahu aslimoo wabashshiri almukhbiteen
Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), agar mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak. Maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan sampaikanlah (Muhammad) kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah),
ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ
Allatheena itha thukiraAllahu wajilat quloobuhum wassabireenaAAala ma asabahum walmuqeemee assalatiwamimma razaqnahum yunfiqoon
(yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah dihati mereka bergetar, orang yang sabar atas apa yang menimpa mereka, dan orang yang melaksanakan salat dan orang yang menginfakkan sebagian rezeki yang Kami karuniakan kepada mereka.
وَ
Walbudna jaAAalnahalakum min shaAAa-iri Allahi lakum feehakhayrun fathkuroo isma Allahi AAalayhasawaffa fa-itha wajabat junoobuhafakuloo minha waatAAimoo alqaniAAa walmuAAtarrakathalika sakhkharnaha lakum laAAallakumtashkuroon
Dan unta-unta itu Kami jadikan untukmu bagian dari syiar agama Allah, kamu banyak memperoleh kebaikan padanya. Maka sebutlah nama Allah (ketika kamu akan menyembelihnya) dalam keadaan berdiri1 (dan kaki-kaki telah terikat). Kemudian apabila telah rebah (mati), maka makanlah sebagiannya dan berilah makan orang yang merasa cukup dengan apa yang ada padanya (tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami tundukkan (unta-unta itu) untukmu, agar kamu bersyukur.
ل
Lan yanala Allaha luhoomuhawala dimaoha walakin yanaluhuattaqwa minkum kathalika sakhkharahalakum litukabbiroo Allaha AAala ma hadakumwabashshiri almuhsineen
Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kamu. Demikianlah dia menundukkannya untukmu agar kamu mengagungkan Allah atas petunjuk yang Dia berikan kepadamu. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.
۞ إِ
Inna Allaha yudafiAAu AAaniallatheena amanoo inna Allaha la yuhibbukulla khawwanin kafoor
Sesungguhnya Allah membela orang yang beriman. Sungguh, Allah tidak menyukai setiap orang yang berkhianat dan kufur nikmat.
أُذِنَ لِلَّذِينَ يُقَ
Othina lillatheena yuqataloonabi-annahum thulimoo wa-inna Allaha AAalanasrihim laqadeer
Diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka dizalimi. Dan sungguh, Allah Mahakuasa menolong mereka,
ٱلَّذِينَ أُخْرِجُو
Allatheena okhrijoo min diyarihimbighayri haqqin illa an yaqooloo rabbuna Allahuwalawla dafAAu Allahi annasa baAAdahumbibaAAdin lahuddimat sawamiAAu wabiyaAAun wasalawatunwamasajidu yuthkaru feeha ismu Allahikatheeran walayansuranna Allahu man yansuruhuinna Allaha laqawiyyun AAazeez
(yaitu) orang-orang yang diusir dari kampung halamannya tanpa alasan yang benar, hanya karena mereka berkata, "Tuhan kami ialah Allah." Seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentu telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadah orang Yahudi dan masjid-masjid yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Allah pasti akan menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sungguh, Allah Mahakuat, Mahaperkasa.
ٱلَّذِينَ إ
Allatheena in makkannahum feeal-ardi aqamoo assalata waatawooazzakata waamaroo bilmaAAroofi wanahawAAani almunkari walillahi AAaqibatu al-omoor
(Yaitu) orang-orang yang jika Kami berikan kedudukan di bumi, mereka melaksanakan salat, menunaikan zakat, dan menyuruh berbuat makruf dan mencegah dari yang mungkar; dan kepada Allah lah kembali segala urusan.
وَإ
Wa-in yukaththibooka faqad kaththabatqablahum qawmu noohin waAAadun wathamood
Dan jika mereka (orang-orang musyrik) mendustakan engkau (Muhammad), begitu pulalah kaum-kaum yang sebelum mereka, kaum Nuh, 'Ād, dan Samud (juga telah mendustakan rasul-rasul-Nya),
وَقَوْمُ إِ
Waqawmu ibraheema waqawmu loot
dan (demikian juga) kaum Ibrahim dan kaum Luṭ,
وَأَصْحَ
Waas-habu madyana wakuththibamoosa faamlaytu lilkafireena thumma akhathtuhumfakayfa kana nakeer
dan penduduk Madyan. Dan Musa (juga) telah didustakan, namun Aku beri tenggang waktu kepada orang-orang kafir, kemudian Aku siksa mereka, maka betapa hebatnya siksaan-Ku.
فَكَأَيّ
Fakaayyin min qaryatin ahlaknahawahiya thalimatun fahiya khawiyatunAAala AAurooshiha wabi/rin muAAattalatinwaqasrin masheed
Maka betapa banyak negeri yang telah Kami binasakan karena (penduduk)nya dalam keadaan zalim, sehingga runtuh bangunan-bangunannya dan (betapa banyak pula) sumur yang telah ditinggalkan dan istana yang tinggi (tidak ada penghuninya).
أَفَلَمْ يَسِيرُو
Afalam yaseeroo fee al-ardi fatakoonalahum quloobun yaAAqiloona biha aw athanunyasmaAAoona biha fa-innaha la taAAmaal-absaru walakin taAAma alquloobu allateefee assudoor
Maka tidak pernahkah mereka berjalan di bumi, sehingga hati (akal) mereka dapat memahami, telinga mereka dapat mendengar? Sebenarnya bukan mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada.
وَيَسْتَعْجِلُونَكَ بِ
WayastaAAjiloonaka bilAAathabiwalan yukhlifa Allahu waAAdahu wa-inna yawman AAindarabbika kaalfi sanatin mimma taAAuddoon
Dan mereka meminta kepadamu (Muhammad) agar azab itu disegerakan, padahal Allah tidak menyalahi janji-Nya. Dan sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu.
وَكَأَيّ
Wakaayyin min qaryatin amlaytu lahawahiya thalimatun thumma akhathtuhawa-ilayya almaseer
Dan berapa banyak negeri yang Aku tangguhkan (penghancuran)nya, karena penduduknya berbuat zalim, kemudian Aku azab mereka, dan hanya kepada-Kulah tempat kembali (segala sesuatu).
قُلْ يَ
Qul ya ayyuha annasuinnama ana lakum natheerun mubeen
Katakanlah (Muhammad), "Wahai manusia! Sesungguhnya aku (diutus) kepadamu sebagai pemberi peringatan yang nyata."
فَ
Fallatheena amanoowaAAamiloo assalihati lahum maghfiratunwarizqun kareem
Maka orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia.
وَ
Wallatheena saAAaw fee ayatinamuAAajizeena ola-ika as-habu aljaheem
Tetapi orang-orang yang berusaha menentang ayat-ayat Kami dengan maksud melemahkan (kemauan untuk beriman), mereka itulah penghuni-penghuni neraka Jahim.
وَم
Wama arsalna min qablika minrasoolin wala nabiyyin illa itha tamannaalqa ashshaytanu fee omniyyatihi fayansakhuAllahu ma yulqee ashshaytanu thummayuhkimu Allahu ayatihi wallahuAAaleemun hakeem
Dan Kami tidak mengutus seorang rasul dan tidak (pula) seorang nabi sebelum engkau (Muhammad), melainkan apabila dia mempunyai suatu keinginan,1 setan pun memasukkan godaan-godaan ke dalam keinginannya itu. Tetapi Allah menghilangkan apa yang dimasukkan setan itu, dan Allah akan menguatkan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana,
لِّيَ
LiyajAAala ma yulqee ashshaytanufitnatan lillatheena fee quloobihim maradun walqasiyatiquloobuhum wa-inna aththalimeenalafee shiqaqin baAAeed
Dia (Allah) ingin menjadikan godaan yang ditimbulkan setan itu sebagai cobaan bagi orang-orang yang dalam hatinya ada penyakit dan orang yang berhati keras. Dan orang-orang yang zalim itu benar-benar dalam permusuhan yang jauh,
وَلِيَعْلَمَ
WaliyaAAlama allatheena ootooalAAilma annahu alhaqqu min rabbika fayu/minoo bihifatukhbita lahu quloobuhum wa-inna Allaha lahadiallatheena amanoo ila siratinmustaqeem
dan agar orang-orang yang telah diberi ilmu meyakini bahwa (Alquran) itu benar dari Tuhanmu lalu mereka beriman dan hati mereka tunduk kepadanya. Dan sungguh, Allah pemberi petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada jalan yang lurus.
وَلَا يَزَالُ
Wala yazalu allatheenakafaroo fee miryatin minhu hatta ta/tiyahumu assaAAatubaghtatan aw ya/tiyahum AAathabu yawmin AAaqeem
Dan orang-orang kafir itu senantiasa ragu mengenai hal itu (Alquran), hingga saat (kematiannya) datang kepada mereka dengan tiba-tiba, atau azab hari Kiamat yang datang kepada mereka.
ٱلْمُلْكُ يَوْمَئِ
Almulku yawma-ithin lillahi yahkumubaynahum fallatheena amanoo waAAamiloo assalihatifee jannati annaAAeem
Kekuasaan pada hari itu ada pada Allah, Dia memberi keputusan di antara mereka. Maka orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan berada dalam surga-surga yang penuh kenikmatan.
وَ
Wallatheena kafaroo wakaththaboobi-ayatina faola-ika lahum AAathabunmuheen
Dan orang-orang kafir dan yang mendustakan ayat-ayat Kami, mereka akan merasakan azab yang menghinakan.
وَ
Wallatheena hajaroofee sabeeli Allahi thumma qutiloo aw matoolayarzuqannahumu Allahu rizqan hasanan wa-inna Allahalahuwa khayru arraziqeen
Dan orang-orang yang berhijrah di jalan Allah, kemudian mereka terbunuh atau mati, sungguh, Allah akan memberikan kepada mereka rezeki yang baik (surga). Dan sesungguhnya Allah adalah pemberi rezeki yang terbaik.
لَيُ
Layudkhilannahum mudkhalan yardawnahuwa-inna Allaha laAAaleemun haleem
Sungguh, Dia (Allah) pasti akan memasukkan mereka ke tempat masuk (surga) yang mereka sukai. Dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, Maha Penyantun.
۞ ذ
Thalika waman AAaqaba bimithlima AAooqiba bihi thumma bughiya AAalayhi layansurannahuAllahu inna Allaha laAAafuwwun ghafoor
Demikianlah, dan barangsiapa membalas setimpal dengan penganiayaan yang pernah dia derita kemudian dia terzalimi (lagi), pasti Allah akan menolongnya. Sungguh, Allah Maha Pemaaf, Maha Pengampun.
ذ
Thalika bi-anna Allaha yoolijuallayla fee annahari wayooliju annaharafee allayli waanna Allaha sameeAAun baseer
Demikianlah karena Allah (kuasa) memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam, dan sungguh, Allah Maha mendengar, Maha Melihat.
ذ
Thalika bi-anna Allaha huwa alhaqquwaanna ma yadAAoona min doonihi huwa albatiluwaanna Allaha huwa alAAaliyyu alkabeer
Demikianlah (kebesaran Allah) karena Allah, Dialah (Tuhan) Yang Hak. Dan apa saja yang mereka seru selain Dia, itulah yang batil, dan sungguh Allah, Dialah Yang Mahatinggi, Mahabesar.
أَلَمْ تَرَ أَ
Alam tara anna Allaha anzala mina assama-imaan fatusbihu al-ardu mukhdarrataninna Allaha lateefun khabeer
Tidakkah engkau memperhatikan bahwa Allah menurunkan air (hujan) dari langit, sehingga bumi menjadi hijau? Sungguh, Allah Mahahalus, Maha Mengetahui.
لَّهُ
Lahu ma fee assamawatiwama fee al-ardi wa-inna Allaha lahuwaalghaniyyu alhameed
Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan Allah benar-benar Mahakaya, Maha Terpuji.
أَلَمْ تَرَ أَ
Alam tara anna Allaha sakhkhara lakumma fee al-ardi walfulka tajree fee albahribi-amrihi wayumsiku assamaa an taqaAAa AAalaal-ardi illa bi-ithnihi inna Allahabinnasi laraoofun raheem
Tidakkah engkau memperhatikan bahwa Allah menundukkan bagimu (manusia) apa yang ada di bumi, dan kapal yang berlayar di lautan dengan perintah-Nya. Dan Dia menahan (benda-benda) langit agar tidak jatuh ke bumi, melainkan dengan izin-Nya? Sungguh, Allah Maha Pengasih, Maha Penyayang kepada manusia.
وَهُوَ
Wahuwa allathee ahyakumthumma yumeetukum thumma yuhyeekum inna al-insanalakafoor
Dan Dialah yang menghidupkan kamu, kemudian mematikan kamu, kemudian menghidupkan kamu kembali (pada hari kebangkitan). Sungguh, manusia itu sangat kufur nikmat.
لِّكُلِّ أُ
Likulli ommatin jaAAalna mansakan humnasikoohu fala yunaziAAunnaka fee al-amri wadAAuila rabbika innaka laAAala hudan mustaqeem
Bagi setiap umat telah Kami tetapkan syariat tertentu yang (harus) mereka amalkan, maka tidak sepantasnya mereka berbantahan dengan engkau dalam urusan (syariat) ini, dan serulah (mereka) kepada Tuhanmu. Sungguh, engkau (Muhammad) berada di jalan yang lurus.
وَإِ
Wa-in jadalooka faquli AllahuaAAlamu bima taAAmaloon
Dan jika mereka membantah engkau, maka katakanlah, "Allah lebih tahu tentang apa yang kamu kerjakan."
ٱللَّهُ يَحْكُمُ بَيْنَكُمْ يَوْمَ
Allahu yahkumu baynakum yawmaalqiyamati feema kuntum feehi takhtalifoon
Allah akan mengadili di antara kamu pada hari Kiamat tentang apa yang dahulu kamu perselisihkan.
أَلَمْ تَعْلَمْ أَ
Alam taAAlam anna Allaha yaAAlamu mafee assama-i wal-ardi inna thalikafee kitabin inna thalika AAala Allahiyaseer
Tidakkah engkau tahu bahwa Allah mengetahui apa yang di langit dan di bumi? Sungguh, Yang demikian itu sudah terdapat dalam suatu Kitab (Lauḥ Maḥfūẓ). Sesungguhnya yang demikian itu sangat mudah bagi Allah.
وَيَعْبُدُونَ مِ
WayaAAbudoona min dooni Allahi malam yunazzil bihi sultanan wama laysa lahum bihiAAilmun wama liththalimeenamin naseer
Dan mereka menyembah selain Allah, tanpa dasar yang jelas tentang itu, dan mereka tidak mempunyai pengetahuan (pula) tentang itu. Bagi orang-orang yang zalim tidak ada seorang penolong pun.
وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ءَايَ
Wa-itha tutla AAalayhim ayatunabayyinatin taAArifu fee wujoohi allatheena kafarooalmunkara yakadoona yastoona billatheenayatloona AAalayhim ayatina qulafaonabbi-okum bisharrin min thalikum annaruwaAAadaha Allahu allatheena kafaroo wabi/saalmaseer
Dan apabila dibacakan di hadapan mereka ayat-ayat Kami yang terang, niscaya engkau akan melihat (tanda-tanda) keingkaran pada wajah orang-orang kafir itu. Hampir-hampir mereka menyerang orang-orang yang membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka. Katakanlah (Muhammad), "Apakah akan aku kabarkan kepadamu (mengenai sesuatu) yang lebih buruk daripada itu, (yaitu) neraka?" Allah telah mengancamkannya (neraka) kepada orang-orang kafir. Dan (neraka itu) seburuk-buruk tempat kembali.
يَ
Ya ayyuha annasuduriba mathalun fastamiAAoo lahu inna allatheenatadAAoona min dooni Allahi lan yakhluqoo thubabanwalawi ijtamaAAoo lahu wa-in yaslubuhumu aththubabushay-an la yastanqithoohu minhu daAAufa attalibuwalmatloob
Wahai manusia! Telah dibuat suatu perumpamaan. Maka dengarkanlah! Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah tidak dapat menciptakan seekor lalat pun, walaupun mereka bersatu untuk menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, mereka tidak akan dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Sama lemahnya yang menyembah dan yang di sembah.
مَا قَدَرُو
Ma qadaroo Allaha haqqaqadrihi inna Allaha laqawiyyun AAazeez
Mereka tidak mengagungkan Allah dengan sebenar-benarnya. Sungguh, Allah Mahakuat, Mahaperkasa.
ٱللَّهُ يَصْطَفِى مِنَ
Allahu yastafee mina almala-ikatirusulan wamina annasi inna Allaha sameeAAunbaseer
Allah memilih para utusan(-Nya) dari malaikat dan dari manusia. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar, Maha Melihat.
يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۗ وَإِلَى
YaAAlamu ma bayna aydeehim wamakhalfahum wa-ila Allahi turjaAAu al-omoor
Dia (Allah) mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka. Dan hanya kepada Allah dikembalikan segala urusan.
يَ
Ya ayyuha allatheena amanooirkaAAoo wasjudoo waAAbudoo rabbakum wafAAalooalkhayra laAAallakum tuflihoon
Wahai orang-orang yang beriman! Rukuklah, sujudlah, dan sembahlah Tuhanmu; dan berbuatlah kebaikan, agar kamu beruntung.
وَجَ
Wajahidoo fee Allahi haqqajihadihi huwa ijtabakum wama jaAAalaAAalaykum fee addeeni min harajin millata abeekumibraheema huwa sammakumu almuslimeena min qabluwafee hatha liyakoona arrasoolu shaheedanAAalaykum watakoonoo shuhadaa AAala annasifaaqeemoo assalata waatoo azzakatawaAAtasimoo billahi huwa mawlakumfaniAAma almawla waniAAma annaseer
Dan berjihadlah kamu di jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu, dan Dia tidak menjadikan kesukaran untukmu dalam agama. (Ikutilah) agama nenek moyangmu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamakan kamu orang-orang muslim sejak dahulu, dan (begitu pula) dalam (Alquran) ini, agar Rasul (Muhammad) itu menjadi saksi atas dirimu dan agar kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia. Maka laksanakanlah salat dan tunaikanlah zakat, dan berpegang teguhlah kepada Allah. Dialah Pelindungmu; Dia sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong.
Al-Hajj
Ayat