بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Preview ukuran font
قَ
وَأَ
فَإِذَا
مَا تَسْبِقُ مِنْ أُ
وَ
۞ وَلَوْ رَحِمْنَ
بَلْ أَتَيْنَ
أَلَمْ تَكُنْ ءَايَ
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
قَ
Qad aflaha almu/minoon
Sungguh beruntung orang-orang yang beriman,
ٱلَّذِينَ هُمْ فِى صَلَاتِهِمْ خَ
Allatheena hum fee salatihimkhashiAAoon
(yaitu) orang yang khusyuk dalam salatnya,
وَ
Wallatheena hum AAani allaghwimuAAridoon
dan orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna,
وَ
Wallatheena hum lizzakatifaAAiloon
dan orang yang menunaikan zakat,
وَ
Wallatheena hum lifuroojihim hafithoon
dan orang yang memelihara kemaluannya,
إِلَّا عَلَ
Illa AAala azwajihim awma malakat aymanuhum fa-innahum ghayru maloomeen
kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki;1maka sesungguhnya mereka tidak tercela.
فَمَنِ
Famani ibtagha waraa thalikafaola-ika humu alAAadoon
Tetapi barang siapa mencari di balik itu (zina, dan sebagainya), maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.
وَ
Wallatheena hum li-amanatihimwaAAahdihim raAAoon
Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya,
وَ
Wallatheena hum AAala salawatihimyuhafithoon
serta orang yang memelihara salatnya.
أُ
Ola-ika humu alwarithoon
Mereka itulah orang yang akan mewarisi,
ٱلَّذِينَ يَرِثُونَ
Allatheena yarithoona alfirdawsa humfeeha khalidoon
(yakni) yang akan mewarisi (surga) Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.
وَلَقَ
Walaqad khalaqna al-insana minsulalatin min teen
Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah.
ثُ
Thumma jaAAalnahu nutfatan feeqararin makeen
Kemudian Kami menjadikannya air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).
ثُ
Thumma khalaqna annutfataAAalaqatan fakhalaqna alAAalaqata mudghatanfakhalaqna almudghata AAithamanfakasawna alAAithama lahmanthumma ansha/nahu khalqan akhara fatabarakaAllahu ahsanu alkhaliqeen
Kemudian, air mani itu Kami jadikan sesuatu yang melekat, lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu lalu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian, Kami menjadikannya makhluk yang (berbentuk) lain. Mahasuci Allah, Pencipta yang paling baik.
ثُ
Thumma innakum baAAda thalikalamayyitoon
Kemudian setelah itu, sungguh kamu pasti mati.
ثُ
Thumma innakum yawma alqiyamatitubAAathoon
Kemudian, sungguh kamu akan dibangkitkan (dari kuburmu) pada hari Kiamat.
وَلَقَ
Walaqad khalaqna fawqakum sabAAa tara-iqawama kunna AAani alkhalqi ghafileen
Dan sungguh, kami telah menciptakan tujuh (lapis) langit di atas kamu, dan Kami tidaklah lengah terhadap ciptaan (Kami).
وَأَ
Waanzalna mina assama-imaan biqadarin faaskannahu fee al-ardiwa-inna AAala thahabin bihi laqadiroon
Dan Kami turunkan air dari langit dengan suatu ukuran; lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan pasti Kami berkuasa melenyapkannya.
فَأَ
Faansha/na lakum bihi jannatinmin nakheelin waaAAnabin lakum feeha fawakihukatheeratun waminha ta/kuloon
Lalu dengan (air) itu, Kami tumbuhkan untukmu kebun-kebun kurma dan anggur; di sana kamu memperoleh buah-buahan yang banyak dan sebagian dari (buah-buahan) itu kamu makan,
وَشَجَرَ
Washajaratan takhruju min toori saynaatanbutu bidduhni wasibghin lilakileen
dan (Kami tumbuhkan) pohon (zaitun) yang tumbuh dari gunung Sinai, yang menghasilkan minyak, dan bahan pembangkit selera bagi orang-orang yang makan.
وَإِ
Wa-inna lakum fee al-anAAamilaAAibratan nusqeekum mimma fee butoonihawalakum feeha manafiAAu katheeratun waminhata/kuloon
Dan sungguh pada hewan-hewan ternak terdapat suatu pelajaran bagimu. Kami memberi minum kamu dari (air susu) yang ada dalam perutnya, dan padanya juga terdapat banyak manfaat untukmu, dan sebagian darinya kamu makan,
وَعَلَيْهَا وَعَلَى
WaAAalayha waAAala alfulki tuhmaloon
atasnya (hewan-hewan ternak), dan di atas kapal-kapal kamu diangkut.
وَلَقَ
Walaqad arsalna noohan ilaqawmihi faqala ya qawmi oAAbudoo Allaha malakum min ilahin ghayruhu afala tattaqoon
Dan sungguh, Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, lalu dia berkata, "Wahai kaumku! Sembahlah Allah, (karena) tidak ada tuhan (yang berhak disembah) bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?"
فَقَالَ
Faqala almalao allatheenakafaroo min qawmihi ma hatha illa basharunmithlukum yureedu an yatafaddala AAalaykum walaw shaaAllahu laanzala mala-ikatan ma samiAAnabihatha fee aba-ina al-awwaleen
Maka berkatalah para pemuka orang kafir dari kaumnya, "Orang ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, yang ingin menjadi orang yang lebih mulia dari kamu. Dan seandainya Allah menghendaki, tentu Dia mengutus malaikat. Belum pernah kami mendengar (seruan yang seperti) ini pada (masa) nenek moyang kami yang dahulu.
إِنْ هُوَ إِلَّا رَجُ
In huwa illa rajulun bihi jinnatunfatarabbasoo bihi hatta heen
Dia hanyalah seorang laki-laki yang gila, maka tunggulah (sabarlah) terhadapnya sampai waktu yang ditentukan."
قَالَ رَبِّ
Qala rabbi onsurnee bimakaththaboon
Dia (Nuh) berdoa, "Ya Tuhanku, tolonglah aku, karena mereka mendustakan aku."
فَأَوْحَيْن
Faawhayna ilayhi ani isnaAAialfulka bi-aAAyunina wawahyina fa-ithajaa amruna wafara attannooru faslukfeeha min kullin zawjayni ithnayni waahlaka illaman sabaqa AAalayhi alqawlu minhum wala tukhatibneefee allatheena thalamoo innahum mughraqoon
Lalu Kami wahyukan kepadanya, "Buatlah kapal di bawah pengawasan dan petunjuk Kami, maka apabila perintah Kami datang dan tanur (dapur) telah memancarkan air, maka masukkanlah ke dalam (kapal) itu sepasang-sepasang dari setiap jenis, juga keluargamu, kecuali orang yang lebih dahulu ditetapkan (akan ditimpa siksaan) di antara mereka. Dan janganlah engkau bicarakan dengan-Ku tentang orang-orang yang zalim, sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.
فَإِذَا
Fa-itha istawayta anta waman maAAakaAAala alfulki faquli alhamdu lillahi allatheenajjana mina alqawmi aththalimeen
Dan apabila engkau dan orang-orang yang bersamamu telah berada di atas kapal, maka ucapkanlah, "Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan kami dari orang-orang yang zalim."
وَقُ
Waqul rabbi anzilnee munzalan mubarakanwaanta khayru almunzileen
Dan berdoalah, "Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkahi, dan Engkau adalah sebaik-baik pemberi tempat."
إِ
Inna fee thalika laayatinwa-in kunna lamubtaleen
Sungguh, pada (kejadian) itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah); dan sesungguhnya Kami benar-benar menimpakan siksaan (kepada kaum Nuh).
ثُ
Thumma ansha/na min baAAdihim qarnan akhareen
Kemudian setelah mereka, Kami ciptakan umat yang lain (kaum 'Ād).
فَأَرْسَلْنَا فِيهِمْ رَسُول
Faarsalna feehim rasoolan minhum anioAAbudoo Allaha ma lakum min ilahin ghayruhuafala tattaqoon
Lalu Kami utus kepada mereka seorang rasul dari kalangan mereka sendiri (yang berkata), "Sembahlah Allah! Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?"
وَقَالَ
Waqala almalao min qawmihi allatheenakafaroo wakaththaboo biliqa-i al-akhiratiwaatrafnahum fee alhayati addunyama hatha illa basharun mithlukum ya/kulumimma ta/kuloona minhu wayashrabu mimma tashraboon
Dan berkatalah para pemuka orang kafir dari kaumnya dan yang mendustakan pertemuan hari akhirat serta mereka yang telah Kami beri kemewahan dan kesenangan dalam kehidupan di dunia, "(Orang) ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, dia makan apa yang kamu makan, dan dia minum apa yang kamu minum."
وَلَئِنْ أَطَعْت
Wala-in ataAAtum basharan mithlakuminnakum ithan lakhasiroon
Dan sungguh, jika kamu menaati manusia yang seperti kamu, niscaya kamu merugi,
أَيَعِدُكُمْ أَ
AyaAAidukum annakum itha mittumwakuntum turaban waAAithaman annakummukhrajoon
adakah dia menjanjikan kepada kamu, bahwa apabila kamu telah mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, sesungguhnya kamu akan dikeluarkan (dari kuburmu)?
۞ هَيْهَاتَ هَيْهَاتَ لِمَا تُوعَد
Hayhata hayhata limatooAAadoon
Jauh! Jauh sekali (dari kebenaran) apa yang diancamkan kepada kamu,
إِنْ هِىَ إِلَّا حَيَاتُنَا
In hiya illa hayatunaaddunya namootu wanahya wamanahnu bimabAAootheen
(kehidupan itu) tidak lain hanyalah kehidupan kita di dunia ini, (di sanalah) kita mati dan hidup1 dan tidak akan dibangkitkan (lagi),
إِنْ هُوَ إِلَّا رَجُلٌ
In huwa illa rajulun iftaraAAala Allahi kathiban wama nahnulahu bimu/mineen
Dia tidak lain hanyalah seorang laki-laki yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah, dan kita tidak akan mempercayainya.
قَالَ رَبِّ
Qala rabbi onsurnee bimakaththaboon
Dia (Hud) berdoa, "Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakan aku."
قَالَ عَ
Qala AAamma qaleelin layusbihunnanadimeen
Dia (Allah) berfirman, "Tidak lama lagi mereka pasti akan menyesal."
فَأَخَذَتْهُمُ
Faakhathat-humu assayhatubilhaqqi fajaAAalnahum ghuthaanfabuAAdan lilqawmi aththalimeen
Lalu mereka benar-benar dimusnahkan oleh suara yang mengguntur, dan Kami jadikan mereka (seperti) sampah yang dibawa banjir.1 Maka binasalah orang-orang yang zalim.
ثُ
Thumma ansha/na min baAAdihimquroonan akhareen
Kemudian setelah mereka Kami ciptakan umat-umat yang lain.
مَا تَسْبِقُ مِنْ أُ
Ma tasbiqu min ommatin ajalahawama yasta/khiroon
Tidak ada satu umat pun yang dapat menyegerakan ajalnya, dan tidak (pula) menangguhkannya.
ثُ
Thumma arsalna rusulana tatrakulla ma jaa ommatan rasooluha kaththaboohufaatbaAAna baAAdahum baAAdan wajaAAalnahumahadeetha fabuAAdan liqawmin la yu/minoon
Kemudian, Kami utus rasul-rasul Kami berturut-turut. Setiap kali seorang rasul datang kepada suatu umat, mereka mendustakannya, maka Kami silihgantikan sebagian mereka dengan sebagian yang lain (dalam kebinasaan). Dan Kami jadikan mereka bahan cerita (bagi manusia). Maka binasalah kaum yang tidak beriman.
ثُ
Thumma arsalna moosa waakhahuharoona bi-ayatina wasultaninmubeen
Kemudian Kami utus Musa dan saudaranya Harun dengan membawa tanda-tanda (kebesaran) Kami, dan bukti yang nyata,1
إِلَىٰ فِرْعَوْنَ وَمَلَإِ
Ila firAAawna wamala-ihi fastakbaroowakanoo qawman AAaleen
kepada Fir'aun dan para pemuka kaumnya, tetapi mereka angkuh dan mereka memang kaum yang sombong.
فَقَال
Faqaloo anu/minu libasharayni mithlinawaqawmuhuma lana AAabidoon
Maka mereka berkata, "Apakah (pantas) kita percaya kepada dua orang manusia seperti kita, padahal kaum mereka (Bani Israil) adalah orang-orang yang menghambakan diri kepada kita?"
فَكَذَّبُوهُمَا فَكَانُو
Fakaththaboohuma fakanoomina almuhlakeen
Maka mereka mendustakan keduanya, karena itu mereka termasuk orang yang dibinasakan.
وَلَقَ
Walaqad atayna moosaalkitaba laAAallahum yahtadoon
Dan sungguh, telah Kami anugerahkan kepada Musa Kitab (Taurat), agar mereka (Bani Israil) mendapat petunjuk.
وَجَعَلْنَا
WajaAAalna ibna maryama waommahu ayatanwaawaynahuma ila rabwatin thatiqararin wamaAAeen
Dan telah Kami jadikan (Isa) putra Maryam bersama ibunya sebagai suatu bukti yang nyata (bagi kebesaran Kami), dan Kami melindungi mereka di suatu dataran tinggi, (tempat yang tenang, rindang dan banyak buah-buahan) dengan mata air yang mengalir.
يَ
Ya ayyuha arrusulukuloo mina attayyibati waAAmaloo salihaninnee bima taAAmaloona AAaleem
Allah berfirman, "Wahai para rasul! Makanlah dari (makanan) yang baik-baik, dan kerjakanlah kebajikan. Sungguh, Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
وَإِ
Wa-inna hathihi ommatukum ommatan wahidatanwaana rabbukum fattaqoon
Dan sungguh, (agama tauhid) inilah agama kamu, agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku."
فَتَقَطَّع
FataqattaAAoo amrahum baynahumzuburan kullu hizbin bima ladayhim farihoon
Kemudian mereka terpecah belah dalam urusan (agama)nya menjadi beberapa golongan. Setiap golongan (merasa) bangga dengan apa yang ada pada mereka (masing-masing).
فَذَرْهُمْ فِى غَمْرَتِهِمْ حَتَّىٰ ح
Fatharhum fee ghamratihim hattaheen
Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai waktu yang ditentukan.
أَيَحْسَبُونَ أَ
Ayahsaboona annama numidduhumbihi min malin wabaneen
Apakah mereka mengira bahwa Kami memberikan harta dan anak-anak kepada mereka itu (berarti bahwa),
نُسَارِعُ لَهُمْ فِى
NusariAAu lahum fee alkhayratibal la yashAAuroon
Kami segera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? (Tidak), tetapi mereka tidak menyadarinya.
إِ
Inna allatheena hum min khashyatirabbihim mushfiqoon
Sungguh, orang-orang yang karena takut (azab) Tuhannya, mereka sangat berhati-hati,
وَ
Wallatheena hum bi-ayatirabbihim yu/minoon
dan mereka yang beriman dengan tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya,
وَ
Wallatheena hum birabbihim layushrikoon
dan mereka tidak mempersekutukan Tuhannya,
وَ
Wallatheena yu/toona maataw waquloobuhum wajilatun annahum ila rabbihim rajiAAoon
dan mereka yang memberikan apa yang mereka berikan (sedekah) dengan hati penuh rasa takut (karena mereka tahu) bahwa sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhannya,
أُ
Ola-ika yusariAAoona feealkhayrati wahum laha sabiqoon
mereka itu bersegera dalam kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang lebih dahulu memperolehnya.
وَلَا نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَاۖ وَلَدَيْنَا كِتَ
Wala nukallifu nafsan illawusAAaha waladayna kitabun yantiqu bilhaqqiwahum la yuthlamoon
Dan Kami tidak membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya, dan pada Kami ada suatu catatan yang menuturkan dengan sebenarnya, dan mereka tidak dizalimi (dirugikan).
بَلْ قُلُوبُهُمْ فِى غَمْرَ
Bal quloobuhum fee ghamratin min hathawalahum aAAmalun min dooni thalika hum lahaAAamiloon
Tetapi, hati mereka (orang-orang kafir) itu dalam kesesatan dari (memahami Alquran) ini, dan mereka mempunyai (kebiasaan banyak mengerjakan) perbuatan-perbuatan lain (buruk) yang terus mereka kerjakan.
حَتَّ
Hatta itha akhathnamutrafeehim bilAAathabi itha hum yaj-aroon
Sehingga apabila Kami timpakan siksaan kepada orang-orang yang hidup bermewah-mewah di antara mereka, seketika itu mereka berteriak-teriak meminta tolong.
لَا تَ
La taj-aroo alyawma innakum minnala tunsaroon
Janganlah kamu berteriak-teriak meminta tolong pada hari ini! Sungguh, kamu tidak akan mendapat pertolongan dari Kami.
قَ
Qad kanat ayatee tutlaAAalaykum fakuntum AAala aAAqabikum tankisoon
Sungguh ayat-ayat-Ku (Alquran) selalu dibacakan kepada kamu, tetapi kamu selalu berpaling ke belakang,
مُسْتَكْبِرِينَ بِه
Mustakbireena bihi samiran tahjuroon
dengan menyombongkan diri dan mengucapkan perkataan-perkataan keji terhadapnya (Alquran) pada waktu kamu bercakap-cakap pada malam hari.
أَفَلَمْ يَدَّبَّرُو
Afalam yaddabbaroo alqawla am jaahumma lam ya/ti abaahumu al-awwaleen
Maka tidaklah mereka menghayati firman (Allah), atau adakah telah datang kepada mereka apa yang tidak pernah datang kepada nenek moyang mereka dahulu?
أَمْ لَمْ يَعْرِفُو
Am lam yaAArifoo rasoolahum fahum lahumunkiroon
Ataukah mereka tidak mengenal Rasul mereka (Muhammad), karena itu mereka mengingkarinya?
أَمْ يَقُولُونَ بِه
Am yaqooloona bihi jinnatun bal jaahumbilhaqqi waaktharuhum lilhaqqi karihoon
Atau mereka berkata, "Orang itu (Muhammad) gila." Padahal, dia telah datang membawa kebenaran kepada mereka, tetapi kebanyakan mereka membenci kebenaran.
وَلَوِ
Walawi ittabaAAa alhaqqu ahwaahumlafasadati assamawatu wal-arduwaman feehinna bal ataynahum bithikrihim fahum AAanthikrihim muAAridoon
Dan seandainya kebenaran itu menuruti keinginan mereka, pasti binasalah langit dan bumi, dan semua yang ada di dalamnya. Bahkan Kami telah memberikan peringatan kepada mereka, tetapi mereka berpaling dari peringatan itu.
أَمْ تَسْــَٔلُهُمْ خَرْ
Am tas-aluhum kharjan fakharajurabbika khayrun wahuwa khayru arraziqeen
Atau engkau (Muhammad) meminta imbalan kepada mereka? Sedangkan imbalan dari Tuhanmu lebih baik, karena Dia pemberi rezeki yang terbaik.
وَإِ
Wa-innaka latadAAoohum ila siratinmustaqeem
Dan sungguh engkau pasti telah menyeru mereka kepada jalan yang lurus.
وَإِ
Wa-inna allatheena layu/minoona bil-akhirati AAani assiratilanakiboon
Dan sungguh orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat benar-benar telah menyimpang jauh dari jalan (yang lurus).
۞ وَلَوْ رَحِمْنَ
Walaw rahimnahum wakashafnama bihim min durrin lalajjoo fee tughyanihimyaAAmahoon
Dan sekiranya mereka Kami kasihani, dan Kami lenyapkan malapetaka yang menimpa mereka,1 pasti mereka akan terus menerus terombang-ambing dalam kesesatan mereka.
وَلَقَ
Walaqad akhathnahum bilAAathabifama istakanoo lirabbihim wama yatadarraAAoon
Dan sungguh Kami telah menimpakan siksaan kepada mereka,1 tetapi mereka tidak mau tunduk kepada Tuhannya, dan (juga) tidak merendahkan diri.
حَتَّ
Hatta itha fatahnaAAalayhim baban tha AAathabin shadeedin ithahum feehi mublisoon
Sehingga apabila Kami bukakan untuk mereka pintu azab yang sangat keras, seketika itu mereka menjadi putus asa.
وَهُوَ
Wahuwa allathee anshaa lakumu assamAAawal-absara wal-af-idata qaleelan matashkuroon
Dan Dialah yang telah menciptakan bagimu pendengaran, penglihatan dan hati nurani, tetapi sedikit sekali kamu yang bersyukur.
وَهُوَ
Wahuwa allathee tharaakum feeal-ardi wa-ilayhi tuhsharoon
Dan Dialah yang menciptakan dan mengembangbiakkan kamu di bumi dan kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkankan.
وَهُوَ
Wahuwa allathee yuhyeewayumeetu walahu ikhtilafu allayli wannahariafala taAAqiloon
Dan Dialah yang menghidupkan dan mematikan, dan Dialah yang (mengatur) pergantian malam dan siang. Tidakkah kamu mengerti?
بَلْ قَالُو
Bal qaloo mithla ma qalaal-awwaloon
Bahkan mereka mengucapkan perkataan yang serupa dengan apa yang diucapkan oleh orang-orang terdahulu.
قَال
Qaloo a-itha mitnawakunna turaban waAAithamana-inna lamabAAoothoon
Mereka berkata, "Apakah betul, apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang belulang, kami benar-benar akan dibangkitkan kembali?
لَقَ
Laqad wuAAidna nahnu waabaonahatha min qablu in hatha illa asateerual-awwaleen
Sungguh, yang demikian ini sudah dijanjikan kepada kami dan kepada nenek moyang kami dahulu,1 ini hanyalah dongeng orang-orang terdahulu!"
قُل لِّمَنِ
Qul limani al-ardu waman feehain kuntum taAAlamoon
Katakanlah (Muhammad), "Milik siapakah bumi, dan semua yang ada di dalamnya, jika kamu mengetahui?"
سَيَقُولُونَ لِلَّهِۚ قُلْ أَفَلَا تَذَكَّر
Sayaqooloona lillahi qul afalatathakkaroon
Mereka akan menjawab, "Milik Allah." Katakanlah, "Maka apakah kamu tidak ingat?"
قُلْ م
Qul man rabbu assamawatiassabAAi warabbu alAAarshi alAAatheem
Katakanlah, "Siapakah Tuhan yang memiliki langit yang tujuh dan yang memiliki Arasy yang agung?"
سَيَقُولُونَ لِلَّهِۚ قُلْ أَفَلَا تَتَّق
Sayaqooloona lillahi qul afalatattaqoon
Mereka akan menjawab, "(Milik) Allah." Katakanlah, "Maka mengapa kamu tidak bertakwa?"
قُلْ م
Qul man biyadihi malakootu kulli shay-inwahuwa yujeeru wala yujaru AAalayhi in kuntumtaAAlamoon
Katakanlah, "Siapakah yang di tangan-Nya berada kekuasaan segala sesuatu. Dia melindungi, dan tidak ada yang dapat dilindungi (dari azab-Nya), jika kamu mengetahui?"
سَيَقُولُونَ لِلَّهِۚ قُلْ فَأَ
Sayaqooloona lillahi qul faannatusharoon
Mereka akan menjawab, "(Milik) Allah." Katakanlah, "(Kalau demikian), maka bagaimana kamu sampai tertipu?"
بَلْ أَتَيْنَ
Bal ataynahum bilhaqqiwa-innahum lakathiboon
Padahal Kami telah membawa kebenaran kepada mereka, tetapi mereka benar-benar pendusta.
مَا
Ma ittakhatha Allahumin waladin wama kana maAAahu min ilahin ithanlathahaba kullu ilahin bima khalaqa walaAAalabaAAduhum AAala baAAdin subhana AllahiAAamma yasifoon
Allah tidak mempunyai anak, tidak ada tuhan (yang lain) bersama-Nya, (sekiranya tuhan banyak), maka masing-masing tuhan itu akan membawa apa (makhluk) yang diciptakannya, dan sebagian dari tuhan-tuhan itu akan mengalahkan sebagian yang lain. Mahasuci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu,
عَ
AAalimi alghaybi washshahadatifataAAala AAamma yushrikoon
(Dialah Tuhan) yang mengetahui semua yang gaib dan semua yang tampak. Mahatinggi (Allah) dari apa yang mereka persekutukan.
قُ
Qul rabbi imma turiyannee mayooAAadoon
Katakanlah (Muhammad), "Ya Tuhanku, seandainya Engkau hendak memperlihatkan kepadaku apa (azab) yang diancamkan kepada mereka,
رَبِّ فَلَا تَ
Rabbi fala tajAAalnee fee alqawmi aththalimeen
Ya Tuhanku, maka janganlah Engkau jadikan aku dalam golongan orang-orang zalim."
وَإِ
Wa-inna AAala an nuriyaka manaAAiduhum laqadiroon
Dan sungguh, Kami kuasa untuk memperlihatkan kepadamu (Muhammad) apa yang Kami ancamkan kepada mereka.
ٱ
IdfaAA billatee hiya ahsanu assayyi-atanahnu aAAlamu bima yasifoon
Tolaklah perbuatan buruk mereka dengan (cara) yang lebih baik, Kami lebih mengetahui apa yang mereka sifatkan (kepada Allah).
وَقُ
Waqul rabbi aAAoothu bika min hamazatiashshayateen
Dan katakanlah, "Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan,
وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أ
WaaAAoothu bika rabbi an yahduroon
dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, agar mereka tidak mendekati aku."
حَتَّ
Hatta itha jaa ahadahumualmawtu qala rabbi irjiAAoon
(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata, "Ya Tuhanku, kembalikanlah aku (ke dunia),
لَعَلّ
LaAAallee aAAmalu salihanfeema taraktu kalla innaha kalimatun huwa qa-iluhawamin wara-ihim barzakhun ila yawmi yubAAathoon
agar aku dapat berbuat kebajikan yang telah aku tinggalkan." Sekali-kali tidak! Sungguh itu adalah dalih yang diucapkannya saja. Dan dihadapan mereka ada barzakh1 sampai pada hari mereka dibangkitkan.
فَإِذَا نُفِخَ فِى
Fa-itha nufikha fee assoorifala ansaba baynahum yawma-ithin walayatasaaloon
Apabila sangkakala ditiup, maka tidak ada lagi pertalian keluarga di antara mereka pada hari itu (Kiamat), dan tidak (pula) mereka saling bertanya.
فَمَ
Faman thaqulat mawazeenuhu faola-ikahumu almuflihoon
Barang siapa berat timbangan (kebaikan)-nya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.
وَمَنْ خَفَّتْ مَو
Waman khaffat mawazeenuhu faola-ikaallatheena khasiroo anfusahum fee jahannama khalidoon
Dan barang siapa ringan timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di dalam neraka Jahanam.
تَلْفَحُ وُجُوهَهُمُ
Talfahu wujoohahumu annaruwahum feeha kalihoon
Wajah mereka dibakar api neraka, dan mereka di neraka dalam keadaan muram dengan bibir yang cacat.
أَلَمْ تَكُنْ ءَايَ
Alam takun ayatee tutlaAAalaykum fakuntum biha tukaththiboon
Bukankah ayat-ayat-Ku telah dibacakan kepadamu, tetapi kamu selalu mendustakannya?
قَالُو
Qaloo rabbana ghalabatAAalayna shiqwatuna wakunna qawman dalleen
Mereka berkata, "Ya Tuhan kami, kami telah dikuasai oleh kejahatan kami, dan kami adalah orang-orang yang sesat.
رَبَّن
Rabbana akhrijna minhafa-in AAudna fa-inna thalimoon
Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami darinya (kembalikanlah kami ke dunia), jika kami masih juga kembali (kepada kekafiran), sungguh, kami adalah orang-orang yang zalim."
قَالَ
Qala ikhsaoo feeha walatukallimoon
Dia (Allah) berfirman, "Tinggallah dengan hina di dalamnya, dan janganlah kamu berbicara dengan Aku."
إِ
Innahu kana fareequn min AAibadeeyaqooloona rabbana amanna faghfirlana warhamna waanta khayru arrahimeen
Sungguh ada segolongan dari hamba-hamba-Ku berdoa, "Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat, Engkau adalah pemberi rahmat yang terbaik."
فَ
Fattakhathtumoohumsikhriyyan hatta ansawkum thikree wakuntumminhum tadhakoon
Lalu kamu jadikan mereka buah ejekan, sehingga kamu lupa mengingat Aku, dan kamu (selalu) mentertawakan mereka,
إِ
Innee jazaytuhumu alyawma bima sabarooannahum humu alfa-izoon
Sungguh pada hari ini Aku memberi balasan kepada mereka, karena kesabaran mereka; sungguh mereka itulah orang-orang yang memperoleh kemenangan.
قَ
Qala kam labithtum fee al-ardiAAadada sineen
Dia (Allah) berfirman, "Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?"
قَالُو
Qaloo labithna yawman aw baAAdayawmin fas-ali alAAaddeen
Mereka menjawab, "Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada mereka yang menghitung."
قَ
Qala in labithtum illaqaleelan law annakum kuntum taAAlamoon
Dia (Allah) berfirman, "Kamu tinggal (di bumi) hanya sebentar saja, jika kamu benar-benar mengetahui."
أَفَحَسِ
Afahasibtum annama khalaqnakumAAabathan waannakum ilayna la turjaAAoon
Maka apakah kamu mengira bahwa Kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?
فَتَعَ
FataAAala Allahualmaliku alhaqqu la ilaha illa huwarabbu alAAarshi alkareem
Maka Mahatinggi Allah, Raja yang sebenarnya; tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Tuhan (yang memiliki) Arasy yang mulia.
وَم
Waman yadAAu maAAa Allahi ilahanakhara la burhana lahu bihi fa-innamahisabuhu AAinda rabbihi innahu la yuflihualkafiroon
Dan barangsiapa menyembah tuhan yang lain selain Allah, padahal tidak ada suatu bukti pun baginya tentang itu, maka perhitungannya hanya pada Tuhannya. Sungguh orang-orang kafir itu tidak akan beruntung.
وَقُ
Waqul rabbi ighfir warhamwaanta khayru arrahimeen
Dan katakanlah (Muhammad), "Ya Tuhanku, berilah ampunan dan (berilah) rahmat, Engkaulah pemberi rahmat yang terbaik."
Al-Mu'minun
Ayat